Sah! Wakil Rakyat Bulukumba Kini Bergaji Rp35 Juta

oleh

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, terhitung Agustus 2017 mendatang resmi keciprat bergaji dan tunjangan sebesar Rp 35 juta perbulannya. Untuk setahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengelotorkan anggaran Rp13 miliar setahunya.

FOTO: Humas DPRD Bulukumba.

Hal itu diutarakan Kepala Bidang (Kabid) Anggaran, Badan Keuangan Daerah (BKD) Bulukumba, Muh Rifai. Senin (16/10/17).

Kepada awak media, Rifai menjelaskan jika penetapan APBD Perubahan, pemkab mengelontorkan anggaran Rp 9 Miliar dari tambahan gaji dan tunjangan 40 anggota DPRD yang terhitung penambahanya sejak Agustus kemarin.

“Untuk 2018 kita anggarkan Rp 13 Miliar, untuk setahun anggaran. Namun kami hanya anggarakan, pembagianya itu di Sekertaris dewan,” ujar Rifai.

Sekertaris DPRD Bulukumba, H. Daud Kahal menuturkan jika penambahan gaji anggota DPRD diatur dalam PP No 18 tahun 2017 Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan anggota DPRD. Untuk Tunjangan Komunikasi Infomasi (TKI), dari Rp 6.3 juta, naik menjadi Rp 10.500.000, sedangkan tunjangan perumahan Rp 5,6 juta naik menjadi Rp 9 juta.

“Itu anggota, kalau ketua Rp 6,6 juta menjadi Rp 15 juta, untuk 2 wakilnya naik menjadi Rp 13.500.000,” kata Daud kepada Wartawan.

Selain tambahan gaji, anggota DPRD juga dapat tunjangan transportasi Rp 11 juta perbulan diluar ketua yang mendapatkan kendaraan dinas, dengan total anggaran peranggota DPRD Rp 35 juta.

” Ada juga namanya dana reses yang didapatkan 3 kali setahun Rp 13 juta, itu diluar gaji dan tunjangan ” tambah Daud Kahal.

Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Bulukumba, Muh Jaffar berharap dengan bertambahnya gaji dan tunjangan anggota DPRD juga turut menambah kinerjanya, tidak hanya mengurusi hal-hal yang tidak bermanfaat.

” Masih banyak masyarakat yang butuh perhatian, jangan sampai gaji bertambah, namun kinerjanya tetap sama,” tukas Jafar.