Sambangi Kediaman Ketua PERKIM, Cakmon Minta Restu Dampingi DP di Pilwalkot 2018

oleh

SUARALIDIK.COM, Makassar – Bakal calon Wakil Walikota Makassar, Nasran Mone kali ini secara diam-diam mengunjungi Persatuan Kekeluargaan Indonesia Madura (PERKIM) di jalan Mallengkeri, Makassar malam ini, Kamis (13/07/2017)

Sambangi Kediaman Ketua PERKIM Sulsel , Cakmon Minta Restu Dampingi DP di Pilwalkot 2018

Dalam kunjungan silaturahminya, Cakmon sapaan akrabnya memaparkan keinginannya untuk maju sebagai balon wawali mendampingi Danny Pomanto.

Saya mohon doa restu dan dukunganta untuk mendampingi Pak Danny di Pilwakot nanti”, ujar Cakmon.

Cakmonjuga mengajak kepada warga keturunan Madura agar mendoakan Danny Pomanto terpilih kembali. “Mariki juga sama-sama doakan DP untuk oppo kembali”, ajak Cakmon.

Ketua Perkim Sulsel, Drs Abd Wahid menyambut baik kedatangan Balon Wawali Makassar pemilik tagline “Nakke Tosseng” ini. Bahkan Wahid bernostalgia ketika CakMon membantu kesuksesan acara Jambore Nasional (Jamnas) Motor Antik 2006 silam.

Tahun 2006 saat kami melaksanakan jamnas motor antik, yang membuat kami tak lupa akan jasa dan perbuatan Pak Nasran Mone, saat itu menjadi jembatan sehingga acara kami sukses terlaksana”, ungkap Wahid.

Wahid juga mendukung langkah CakMon untuk maju sebagai calon pendamping Danny Pomanto di Pilwali nanti.

DP Walikota inovatif dan layak kita dukung, dan sangat layak sosok CakMon mendampingi DP”, imbuh Wahid.

Perlu diketahui bahwa PERKIM Setiap malam jum’at melaksanakan tahlilan secara bergilir di rumah warga, dan juga setiap malam selasa melakukan kegiatan Rebana dan lain sebagainya.

Kami memiliki 1200 Kepala keluarga Madura di Makassar ini, dan keberadaan kami yang dari tahun 1965 hingga 2017 yang ber domisili di makassar saat ini sekitar 4000 warga madura di makassar”, beber Wahid.

Wahid menambahkan, sudah tentu banyak mendengar arahan dari Puang Makka, yang notabene sebagai Penasehat, dan setiap saat kepada sahabat dan kawan kami tentunya mendukung dan meminta arahan dari puang Makka. “Kami ini sudah satu komando di Kekeluargaan Madura”, terang Wahid. [RLS|Red3]