Satgas KADIVPAS Lakukan Sidak di Lapas Pohuwato, Gorontalo

oleh -112 views
KADIVPAS Sidak Gorontalo
Sidak Satgas Kadivpas di lapas kelas III Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Minggu (3/6/2018)

GORONTALO, suaralidik.com – Untung mengatisipasi hal-hal yang tak diinginkan petugas Lembaga Devisi Pemasyarakatan (Kadivpas) kantor wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Gorontalo melakukan inspeksi (sidak) di lapas kelas III Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Dalam sidak tersebut petugas masih mendapati sejumlah barang yang dilarang untuk digunakan oleh para warga binaan.

Dari informasi yang dirangkum pada Minggu (3/6) kegiatan sidak tersebut bukan baru pertama kali dilakukan,melainkan kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin. Bahkan selain melakukan penggeledahan di sejumlah ruang tahanan, petugas juga melakukan pemeriksaan tes urein terhadap 143 orang warga binaan dilapas kelas III Pohuwato, Dari hasil penggeledahan tersebut petugas masih menemukan barang larangan seperti sendok dan garpu yang berada dalam kamar warga binaan.

Kepala Kadivpas Kanwil kemenkumham Gorontalo Abdul Aris mengatakan, kegiatan sidak tersebut sudah merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memberikan bimbingan, monitoring serta pengawasan dan pengendalian setiap lapas yang ada di Provinsi Gorontalo.

KADIVPAS Gorontalo
Sidak Satgas Kadivpas di lapas kelas III Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Minggu (3/6/2018)

“hal ini juga merupakan program kami di Kanwil, guna mengantisipasi peredaran narkoba di dalam lapas, serta penggunaan barang larangan serta senjata tajam. Sehingga seluruh lapas yang ada di Gorontalo bisa terawasi. Bahakan jika ditemukan ada warga binaan yang positif menkonsumsi narkoba, maka pihaknya akan segera menindak lanjuti serta melakukan pendalaman asal usulbarang tersebut masuk ke dalam lapas” kata Abdul Haris.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kalapas kelas III Pohuwato Rusdedy menjelaskan, ditemukanya barang larangan atau yang dapat membahayakan pengunjung serta warga binaan dilapas tersebut dikarenakan, para warga binaan masih sering menggunakan barang keras seperti sendok serta perlengkapan untuk keperluan sehari – harinya. Bahakan para warga binaan menggunakan kabel yang digunakan untuk perlengkapan memasak di bulan ramadhan ini.

“ ini memang dibawa oleh warga binaan tanpa sepengetahuan petugas, tapi hal ini sudah teratasi dengan memberikan mereka arahan serta pembinaan, agar tak lagi menggunakan barang yang dilarang keras digunakan dalam lapas. Sehingganya kedepanya pihakanya akan lebih meningkatkan pengawasan didalam lapas,” tegasnya.(***Fahrum)