Satu Bulan Berlalu, Tersangka Dugaan Penganiayaan Anak dibawah Umur di Gowa Belum Juga Ditahan

  • Bagikan
Kasus anak dibawah umur di Polres Gowa

Gowa, suaralidik.com – Kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur berinisial RI (16) diduga mandek setelah dilaporkan bagian PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Gowa .

Pasalnya, dugaan penganiayaan tiga orang yang berinsial RI, GA, satu orang ibu belum juga ditahan oleh aparat kepolisian.

Hal itu diungkapkan langsung oleh ayah korban, Ali Dg Tutu. Ia melihat ada kejanggalan dalam proses hukum kasus ini. Sebab, diduga sudah satu bulan ini dilaporkan, namun tersangka belum juga ditahan. Laporan polisi itu tertuang dalam surat bernomor: STTLP 299/11/2021/SULSEL/RES GOWASPKT. terkesan lamban.

Terpisah saat dikonfirmasi ke Kanit V PPA, Aiptu Syahruddin SH kepada wartasulsel.net, Jum’at (23/4/2021) membenarkan bahwa di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan barang bukti senjata tajam (Sajam) jenis pisau.

“Iye benar ada kami temukan sebilah pisau saat mendatangi lokasi kejadian” Ungkap Aiptu Syahruddin saat di konfirmasi media.

Seharusnya pelaku saat ini sudah diamankan mengingat keadaan yang mungkin saja memanas antara kedua belah pihak” Kata Azahirin SH.

Lanjut kata Azahirin SH, bahwa kasusnya harus diproses sesuai hukum yang berlaku dan tidak terkesan menutup nutupi kasus tersebut.

Apalagi kasus kejadian tersebut sudah memakan waktu yang cukup lama dengan estimasi waktu sekitar sebulan. Terangnya.

Dari hasil laporan pengaduan orang tua korban ke Polres Gowa tentang dugaan tindak pidana Penganiayaan terhadap anak yang dimaksud Pasal 80 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nom23 Tahun 2020 tentang perlindungan anak

“Kami meminta polisi untuk memproses dengan serius kasus ini dan kami minta polisi segera menangkap tersangka,” tegas dia. Minggu 25/04/2021 Kota Makassar.

Satu Bulan Berlalu, Tersangka Penganiayaan Anak dibawah Umur Tak Ditahan.

Menurut pengakuan korban saat Konfrensi Perss di Warkop Petta Ponggawa Kota Makassar menceritakan kronologis kejadian saat itu korban keluar untuk membeli ikan di pasar pada pukul 10.00 pagi dan menemukan adiknya hendak dipukuli oleh salah adik pelaku, korban pun mengatakan janganki pukulki kalau tidak ada uangnya adik saya dan mereka lanjut berdua bermain ucap Korban TI Minggu 25 April 2021 Makassar.

Lanjut pada pukul 05.00 WITA, korban kembali membeli ikan pasar dan sepulang ke pasar diduga pelaku RI sudah menunggu di jalan sekitar 50 meter baru Sampai di rumah dan mengatai korban dengan mengeluarkan kata kata kasar, korban pun mengajak diduga pelaku masuk ke rumah dengan tujuan mencoba menjelaskan bahwa tidak ada yang pukul adik kamu namun Korban mendapatkan penganiayaan.

“Kata korban pada saat kejadian ada tiga orang namun diduga dua orang melakukan penganiyaan RI,GA dan diduga ibu pelaku ikut serta membantu merangkul dari belakang ucap korban TI.” (*RD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *