Usai Gelar Unjuk Rasa , Satu PKL Islamic Center Dikeroyok Beberapa Oknum Suruhan

oleh
Islamic Center Bulukumba
Korban pengeroyokan bernama Asdar (25) salah satu pedagang kaki lima Islamic Center Dato tiro,selasa 18/4/2017

Suara Lidik Bulukumba,- Aksi unjuk rasa Pedagang Kaki Lima (PKL) Islamic center bersama LSM Lidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba berbuntut panjang setelah terjadi pengeroyokan kepada salah satu PKL bernama Asdar (25) .Selasa (18/4/2017).

Aksi protes kebijakan pemerintah yang dianggap sangat merugikan PKL itu berlangsung sekitar pukul 10:30 WITA di depan kantor Pemda Bulukumba yang kemudian dilanjutkan ke gedung DPRD Bulukumba sekitar pukul 11:15 WITA.

Islamic Center Bulukumba
Korban pengeroyokan bernama Asdar (25) salah satu pedagang kaki lima Islamic Center Dato tiro,selasa 18/4/2017

Usai lakukan aksi unjuk rasa, sekitar pukul 15:00 WITA tiba-tiba datang 4 orang hendak memukul seorang perempuan yang merupakan istri Asdar salah satu PKL Islamic Center yang protes keras kebijakan Pemkab Bulukumba ini.

Tidak terima dengan perlakuan keempat oknum yang berpakaian dinas kelurahan ini, Asdar protes dan sempat adu mulut dan akhirnya di keroyok secara bersamaan oleh keempat orang tersebut .

Informasi yang berhasil dihimpun di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), 4 orang ini bertindak atas instruksi dari Andi Mappiwali melalui telpon selulernya dan salah satu Oknum pelaku pengeroyokan sempat menyebut jika dirinya disuruh oleh Andi Mappiwali untuk melakukan pemagaran terhadap bangunan jualan PKL yang ditempati oleh pedagang saat ini.

Akibat pengeroyokan ini, sekitar pukul 15:30 WITA Asdar selaku korban langsung melaporkan kasus ini ke pihak Polsek Ujung bulu untuk ditindak lanjuti.

Usai melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, Asdar langsung datang ke kantor suara lidik dan menjelaskan jika benar kalau dirinya telah dikeroyok oleh 4 orang dan disaksikan hampir semua PKL dan Aktivis Bulukumba.

“saya dipukul bersama-sama oleh 4 orang itu setelah melakukan aksi demo,selain itu mereka juga mau pagar itu tempat jualan atas perintah dari Andi Mappiwali” tutur Asdar ,Selasa (18/4/2017)

Selain itu Asdar juga menunjukkan luka memar pada bagian jidat,luka goresan pada bagian leher ,luka kulit terkelupas pada bagian lengang dan luka robek pada bagian bibir.

Korban unjuk rasa islamic center
Luka korban yang ditunjukkan kepada suaralidik.com,Selasa 18/4/2017

” ini pak tadi saya dipukuli ” Tunjuk asdar ke bagian kepalanya yang masih tampak memar.

Asdar berharap agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus pengeroyokan ini.(INSAR/AWAL/BCHT)