Satu Rumah Dilalap Si Jago Merah Hingga Tak Tersisah

oleh
Kondisi Rumah Korban Yang Rata Akibat Dilalap Api

Pangkep, Suaralidik.com – Sebuah musibah kebakaran kembali terjadi, kali ini menimpa Wa’ Baco, 65 tahun warga Kampung Alekarajae, Kelurahan Attangsalo, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulsel. Api yang melalap rumah Panggung Wa’Baco membuat rumah beserta isinya hangus dan rata dengan tanah. Rabu (5/8/2018).

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 09.30 wita, dimana saat kejadian pemilik rumah sedang tidak ada dirumah karena sedang menghadiri acara pernikahan cucunya hari ini. Diperkirakan kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik.

Ketika kejadian kebakaran tersebut terjadi, ada warga yang melintas memberitahu Wa Baco kalau rumahnya terbakar. Korban langsung pulang ke rumahnya, namun kencangnya angin membuat api cepat menyebar sehingga tidak ada lagi yang bisa diselamatkan.

Hal ini di benarkan oleh Kapolsek Ma’rang Iptu Nompo. Ia menjelaskan kebakaran diperkirakan terjadi 09.30 Wita. Saat kejadian, pemilik rumah, Wa’ Baco, 65 tahun, sementara ke rumah cucunya yang sedang menggelar acara pernikahan. Wa’baco bekerja sebagai petani.

“Diperkirakan arus pendek penyebabnya. Pemilik rumah pada saat itu tidak ada di rumahnya karena pergi menghadiri pesta pernikahan cucunya,” terang Kapolsek Marang Iptu Nompo beserta personel Polsek Marang tiba di lokasi kebakaran, dia langsung melaksanakan pengamanan area dan arus jalan untuk kelancaran pemadam kebakaran dalam melaksanakan pemadaman.

Meski 4 mobil pemadam kebakaran Pemkab Pangkep dikerahkan untuk memadamkan api, namun kencangnya hembusan angin dan material rumah yang terbuat dari kayu yang sudah kering dan lapuk mengakibatkan api cepat melalap dan menghabiskan isi rumah wa’Baco.

“Habis semua. Karena rumah sementara kosong. Nanti ada yang melintas di depan rumah lalu lihat api, baru yang punya rumah datang, sedang api sudah membesar. Api baru padam sekitar pukul 10.30 Wita, setelah empat unit mobil Damkar tiba di lokasi memadamkan api. Namun kondisi rumah sudah rata dengan tanah, diduga penyebab kebakaran sendiri karena arus pendek,” ungkap Nompo.

Nompo menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun diperkirakan kerugian yang diakibatkan mencapai ratusan juta Rupiah. Iptu Nompo juga mengaku pihaknya telah menyerahkan bantuan beras untuk korban. Apalagi seluruh harta benda korban tidak ada yang bisa diselamatkan. (86/KP)