banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

SD Inpres Malengkeri Bertingkat 1 Bersama Puskesmas Mangasa, Gelar Vaksinasi Tahap Kedua

Kepala Sekolah SD Inpres Malengkeri Bertingkat 1, Hj. Rosnaeni, S.Pd, M.Pd, Saat Memantau Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia Dini Tahap Kedua, Kamis (10/03/2022).

Makassar, SuaraLidik.com – UPT SPF SD Inpres Malengkeri Bertingkat 1 pada hari ini melaksanakan vaksinasi anak usia dini 6-11 tahun tahap kedua yang bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Makassar dalam hal ini Puskesmas Mangasa, yang dilaksanakan di sekolah SD Inpres Malengkeri Bertingkat 1, Jalan Mannuruki Kompleks BTN Tabaria, kota Makassar, Kamis (10/03/2022).

Dalam kegiatan vaksinasi hari ini, dihadiri oleh Kepala Sekolah SD Inpres Malengkeri Bertingkat 1 Hj. Rosnaeni, S.Pd, M.Pd, Bhabinkamtibmas Polsek Tamalate Aiptu Rahman, serta Tim Vaksinator (Nakes) Puskesmas Mangasa.

Kepala Sekolah SD Inpres Malengkeri Bertingkat 1 Hj. Rosnaeni mengatakan, pelaksanaan vaksinasi hari ini merupakan tahap kedua dan lanjutan dari vaksinasi tahap pertama pada tanggal 5 Februari 2022 lalu.

“Hari ini kami laksanakan vaksinasi tahap kedua, dimana ini merupakan lanjutan vaksinasi pertama di awal bulan Februari lalu,” ujar Hj. Rosnaeni kepada awak Media Suara Lidik.

Hj. Rosnaeni menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi hari ini kami laksanakan dalam dua sesi. Dimana sesi pertama pukul 09.00 wita untuk siswa kelas 1, 2 dan 3, dan pukul 11.00 wita untuk kelas 4, 5 dan 6.

Untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua pada hari ini, Hj. Rosnaeni mengungkapkan, sekitar 152 orang yang melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua jenis Sinovac, dengan rincian 15 orang dosis pertama dan 137 dosis kedua. Selain itu untuk dosis ketiga (booster) jenis Pfizer sekitar 11 orang yang diperuntukan guru dan tenaga kependidikan.

“Jadi total pelaksanaan vaksinasi tahap kedua pada hari ini sekitar 152 orang, yang terdiri dari 151 siswa dan 1 pendidik,” jelasnya.

“Kami berharap dengan selesainya siswa dan pendidik kami melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua, semoga membuat daya tahan tubuh mereka semakin meningkat dalam menghadapi proses pembelajaran tatap muka di sekolah,” pungkasnya.