Sehan : SK Gubernur Sulut PAW Janter Malingkas, tidak Prosedural Alias “Bodong”

oleh -111 views
Bupati Boltim dua periode Sehan Salim Landjar, SH
Photo : Bupati Boltim dua periode Sehan Salim Landjar, SH

Botim – suaralidik.com, Surat Keputusan Gubernur Sulut Nomor 528 Tahun 2018 tentang PAW Janter Malingkas mengantikan Edsyuko Tendean, dianggap tidak prosedural.

“Saya anggap SK ini bodong. Karena saya tidak pernah menerbitkan rekomendasi ke Gubernur Sulut, untuk nama tersebut,” ujar Sehan S Landjar, SH.

Sehan lebih lanjut menegaskan, surat rekomendasi dari DPRD tentang Janter Malingkas tidak pernah ditindak lanjuti ke Gubernur Sulut, karena adanya masalah dalam internal partai Gerindra. Maka dikembalikan, untuk ditinjau kembali, tanggal 27 Desember hasil pleno KPU Boltim, mengeluarkan nama I Nyoman Yudistira mengantikan Edsyuko Tendean.

“Saya kaget, SK Gubernur Sulut atas nama Janter Malingkas terbit. Itu saya pertanyakan legalitas SK tersebut,” ujar Bupati Boltim dua periode ini dengan heran.

Ia menambahkan, sudah berkoordinasi dengan pihak DPRD untuk mempertanyakan keabsahan SK Gubernur sebelum adanya pelantikan.

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Boltim Marsaole Mamonto mengatakan, akan menunda dulu pelantikan Janter Malingkas, menunggu koordinasi dengan Kesbangpol Provinsi Sulut.

“Kami tetap akan melantik, namun menunggu Kepala Dinas Kesbangpol Prov Sulut selesai tugas luar daerah,” ujar Marsaole Mamonto.

Lanjut dia, SK Gubernur tetap akan ditindak lanjuti, tapi masih berkoordinasi dengan Kesbangpol. Masa berlaku sesuai aturan 40 hari setelah SK keluar.

Kepala Biro Hukum Provinsi Sulut, Grubert Ughude mengatakan, SK itu resmi dibuat berdasarkan surat yang masuk dari Kesbangpol.

“Kami melakukan kajian berdasarkan rekomendasi dari Kesbanpol untuk SK tersebut,” ujar Grubert Ughude.

Kesbangpol Sulawesi Utara, Mecky Onibala mengatakan, SK sudah sesuai aturan dan mekanisme dimasukan ke Biro Hukum.

“Sudah sesuai regulasi dan tidak ada prosedural yang dilangar dalam proses penerbitan SK PAW DPRD Kabupaten Boltim dari partai Gerindra,” tutup Mecky Onibala. (***bob)