Sejumlah Ormas Protes Kenaikan Harga BBM Di Depan Kantor DPRD Bulukumba

oleh
DPRD bulukumba
Pengunjuk rasa bergerak dari bundaran Phinisi ke gedung DPRD bulukumba

Kenaikan tarif harga BBM,yang telah diresmikan oleh pemerintah menuai perotes dari beberapa kalangan dan berbagai ormas kepemudaan dan kemahasiswaan di Kab. Bulukumba. dengan melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk pernyataan penolakan terhadap kenaikan harga BBM.

Beberapa ormas yang tergabung dalam aksi demonstrasi yang di gelar di depan kantor DPRD Kab.bulukumba (senin/09/01/2017) yaitu HMI,IMM,PMII & KNPI.

Salah satu perwakilan dari Ormas kemahasiswaan ” Amrul Abu Khair” Kepada jurnalis Suara Lidik menyatakan bahwa tujuan dilakukannya aksi demonstrasi sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah terhadap kenaikan BBM.

“Kami selaku generasi agen of change, selaku penyambung lidah masyarakat khususnya di Kab. Bulukumba menilai bahwa kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM merupakan suatu bentuk penghianatan pemerintah terhadap rakyat, sebab naiknya harga BBM jelas-jelas akan mencekik masyarakat kecil bahkan akan membunuh rakyat secara perlahan-lahan ” Tegas Amrul Abu Khair”.

Setelah melakukan orasi ilmiah di depan kantor DPRD Kab.bulukumba, semua massa ormas memasuki ruang pola DPRD Bulukumba dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Syamsir Paro selaku penerima aspirasi, setelah mendengarkan beberapa aspirasi yang disampaikan oleh beberapa perwakilan ormas menyampaikan bahwa apa yang menjadi fokus aspirasi dari beberapa kalangan ormas, akan disampaikan kepada pimpinan DPRD Bulukumba dan selanjutnya akan di teruskan pada pimpinan DPRD pusat.

Adapun fokus aspirasi ormas yang tertuang dalam pernyataan sikapnya yaitu menolak kenaikan harga BBM, mendesak pemerintah mencabut PP No. 60 tahun 2016, dan mendesak pemerintah melakukan teransparansi penjualan migas serta mencopot menteri ESDM karena dinilai gagal menstabilkan harga baku BBM dunia.

(Harlay / Rian Chandra).