Sekda Bolmong Membuka Sekaligus Memantau Langsung Jalannya Ujian Tes CAT

oleh
Foto Sekda Bolmong Tahlis Gallang didampingi Kepala BKPP Umarudin Amba dan Kepala BKD Fico Mokodompit, saat pembukaan Tes CAT
Foto : Sekda Bolmong Tahlis Gallang didampingi Kepala BKPP Umarudin Amba dan Kepala BKD Fico Mokodompit, saat pembukaan Tes CAT

BOLMONG, Suaralidik.com – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2018 memasuki tahap seleksi ujian Computer Asisted Test (CAT), setelah melalui tahapan pendaftaran melalui online, pemasukan berkas fisik sampai pada seleksi berkas hingga pengambilan kartu peserta ujian.

Sekretaris Daerah Kab Bolmong Tahlis Gallang, Jumat (09/11/2108) mewakili Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow membuka sekaligus memantau langsung jalannya ujian tes CAT, di SMK Cokroaminoto Kota Kotamobagu.
Turut hadir juga dalam pembukaan ujian tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong Umaruddin Amba, Kepala Badan Keuangan Daerah Fico Mokodompit serta para staf dan panitia CPNS Bolmong.

Bupati Yasti S Mokoagow, saat menemui MenPAN RB, Syafruddin
Foto : Bupati Yasti S Mokoagow, saat menemui MenPAN RB, Syafruddin

Dalam sambutannya Tahlis menyampaikan kepada para peserta ujian agar percaya diri. Tes CAT ini merupakan kompetisi untuk melawan dan menguji kemampuan pribadi, karena hasil tes dari masing-masing peserta akan ditampilkan secara live dilayar monitor, yang langsung disaksikan oleh keluarga maupun masyarakat. “Hasil apapun yang kalian raih hari ini akan langsung dilihat,” ungkapnya.

Ia berharap seleksi CPNS tahun 2018 ini, dapat memenuhi kebutuhan daerah, agar formasi yang disediakan dapat terisi semua. “Kuncinya tetap tenang dan jangan tegang dalam mengerjakan soal, kemudian perhatikan waktu, jangan sampai karena terlalu fokus ke materi tes yang lain, kemudian kalian kehabisan waktu,” ujarnya.

Para peserta CPNS saat melaksanakan ujian tes CAT di SMK Cokroaminoto
Foto : Para peserta CPNS saat melaksanakan ujian tes CAT di SMK Cokroaminoto

Terkait dengan banyaknya peserta ujian CPNS yang tidak lulus Passing Gread / nilai ambang batas yang ditentukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di hampir semua daerah, kata Sekda. Pihak Pemkab Bolmong rencananya sesudah pelaksanaan ujian, akan menyurat ke Kemenpan sekaligus berkoordinasi dengan Panselnas agar dapat mempertimbangkan kembali. “Karena  kalau angka kelulusanya hanya seperti ini, bisa bisa Bolmong kehabisan PNS, apalagi setiap tahunnya ada 100-an lebih PNS yang pensiun,” pungkas Sekda.

Upaya Pemkab Bolmong untuk memohon minta passing grade diturunkan terus dilakukan. Terbuki Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow bertemu Menpan-RB Syafruddin dan mengusulkan kepada Menteri agar dapat menurunkan Passing Gread. “Kalaupun tidak bisa diturunkan, ya dilakukan perengkingan,” Pinta Yasti kepada Menteri. (***Is)