Sekda Boltim Hadiri Acara Sosialisasi Penyelenggaraan Kegiatan Assessment Center Di Polda Sulut

oleh
Sekda Boltim
Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow Timur Ir Hi Muhammad Assagaf menhadiri acara sosialisasi penyelenggaraan kegiatan assesment center di Polda Sulut, Kamis (30/8)

Boltim – suaralidik.com, Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow Timur Ir Hi Muhammad Assagaf menhadiri acara sosialisasi penyelenggaraan kegiatan assesment center di Polda Sulut, Kamis (30/8).
Acara yang dibuka oleh Kombes Polisi Benny Bawensel S.I.K MH dari Mabes Polri, dihadiri seluruh Sekda se provinsi Sulut.

Sekda mengatakan, Assessment center merupakan metode dalam pengembangan sumber daya manusia baik pada lingkungan pemerintahan maupun swasta. Kata Dia, Assessment center merupakan sebuah metode berbasis kompetensi sebagai sebuah konsep untuk dapat mengukur kemampuan, keterampilan dan pengetahuan. “Pengukuran kemampuan, keterampilan dan pengetahuan dalam metode assessment center didukung beberapa instrument yang dapat menggali profil kompetensi yang dibutuhkan dalam perkembangan karir maupun langkah yang dapat diambil dalam meningkatkan potensi sumber daya yang dimiliki,” terangnya.

Sekda menuturkan, karakteristik assessment center secara umum menggunakan simulasi yang mencerminkan tingkah laku asesi (peserta asesmen) yang menjadi prasyarat jabatan yang akan dijabat. Beberapa prosedur wajib dilakukan oleh asesor untuk mencatat hasil pengamatan secara spesifik yang nantinya akan dibuat ke dalam laporan atau catatan hasil pengamatan.
“Assessment center berguna untuk membuat analisis beban kerja maupun analisis jabatan yang terletak pada pra-assessment sebagai panduan untuk mengetahui kebutuhan maupun persyaratan dalam menduduki jabatan,” kata Sekda.

Selain itu, menurutnya assessment center bermanfaat sebagai peta konsep kompetensi dan kekuatan sumber daya yang dimiliki, sebagaimana yang telah dijelaskan terkait analisis jabatan ataupun sering disebut dengan promosi.
“Assessment center dapat mengidentifikasi kompetensi maupun perilaku yang dibutuhkan pada level jabatan yang lebih tinggi atau jabatan yang ingin dituju,” sebutnya.(***bob/TUP, HUMAS & PROTOKOL)