Hari Ini Sekda Sinjai Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi 700 Juta Gaji Pegawai

oleh

Lidik Makassar – Sekda (Sekretaris Daerah  ) Kabupaten Sinjai, A Taiyeb Mappasere ditetapkan tersangka dan ditahan di rutan Sinjai pada hari Senin (31/10/2016) lalu atas kasus Korupsi uang pembayaran gaji pegawai.

Hari ini Rabu 4 Januari 2017 Andi Taiyeb Mappasere menjalani sidang perdananya dalam perkara tindak pidana korupsi (tipikor) di Pengadilan Tipikor Makassar.

Dugaan Korupsi menyebabkan kerugian negara setelah tetap membayarkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah berstatus terpidana sebesar Rp 700 juta. Padahal jika menilik Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negara (ASN) dan UU nomor 31 tahun 1999 tentang tipikor.

Akibat penyimpangan tersebut Taiyeb Mappisere didakwa pada 2 dan 3 jo 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang tipikor.

Kuasa hukum Taiyeb Mappisere Ahmad Marzuki, SH.MH mengatakan, sidang yang digelar hari ini adalah sidang perdana dengan mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Ini baru sidang perdana. Kita dengarkan apa dakwaan JPU kepada klien kami. Kita susun eksepsi (nota keberatan) dakwaan JPU yang akan disidangkan lagi pekan depan,” ujarnya kepada media.

Ia menambahkan, meski sudah berstatus terdakwa, Taiyeb Mappisere masih tetap aktif sebagai Sekda Sinjai. Untuk itu, pihaknya mengajukan penagguhan penahanan kepada majelis hakim yang dipimpin dipimpin Bonar Harianja, SH. MH.

“Beliau masih dibutuhkan di pemerintahan Sinjai. Untuk itu kita ajukan penagguhan penahanan agar roda pemerintah tidak terganggu,” tegasnya.

Sementara itu Kasi Pidsus Kejari Sinjai Edi Wanses yang bertindak selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan terdakwa diduga telah merugikan negara sebesar Rp 700 juta karena telah menyetujui pembayaran gaji PNS yang sudah berstatus terpidana. Karena keputusannya tersebut, Taiyeb Mappisere terindikasi melanggar UU ASN dan UU nomor 31 tahun 1999 tentang tipikor.

( Muiz/bcht)