Sekretaris Dinas Pendidikan Bolmong : Stop! Guru Urus Administrasi Ke Dinas

oleh

Bolmong, Suaralidik.com – Lolak, Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow terus melakukan perbaikan sistem terutama sistem pelayanan di dunia pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Bolmong, I Wayan Mudiyasa,S.Pd.M.Pd.

Melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Bolmong, I Wayan Mudiyasa,S.Pd.M.Pd, Senin (29/1) saat awak media kami mewawancarainya diruangan kerjanya menuturkan bahwa “Untuk tahun pelajaran 2017 dan 2018 di semester dua ini, dinas pendidikan Kabupaten Bolmong menerapkan sistem pelayanan prima, untuk memberikan pelayanan prima tersebut maka semua ASN yang ada di dinas pendidikan sudah selalu diberikan arahan agar bagaimana memberikan pelayanan terbaik terutama kepada satuan Pendidikan maupun Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) yang ada di lingkup Pemkab Bolaang Mongondow”, Tutur Wayan

Untuk mendukung langkah pelayanan prima tersebut, saya sampaikan bahwa “Stop Guru guru datang ke kantor dinas pendidikan dalam mengurus apapun itu bentuknya, misalnya seperti administrasi Tunjangan Profesi Guru (TPG), Kenaikan Pangkat maupun mengurus dalam bentuk berkala dan lain sebagainya, itu sudah otomatis dikerjakan oleh pegawai – pegawai yang ada di Dinas pendidikan Kabupaten Bolmong, Tegas Wayan

Ia pun menambahkan bahwa yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mengurus segala bentuk Administrasi Guru itu adalah Tata Usaha dan Kepala Sekolah, seorang Guru harusnya memberikan pelayanan di sekolah atau memberikan Proses Belajar Mengajar yang maksimal dilingkungan sekolah karena ujung tombak di sekolah itu adalah Guru, Beber Wayan

Kalau Guru sudah bolak balik ke dinas pendidikan, kapan mengajarnya contoh misalnya dari Kecamatan Dumoga ke Kantor Dinas pendidikan itu memakan waktu kurang lebih dua jam, kalau ia bolak balik itu sudah empat jam nah setelah Guru tersebut balik ke sekolah maka ia sudah capek dan tidak akan mengajar lagi, itu sudah pasti.

Untuk itu maka yang ditugaskan mengurus apapun itu adalah Kepala Sekolah dan Tata Usaha. Sekali lagi keberhasilan disekolah atau didunia pendidikan itu tergantung dari Guru itu Sendiri karena hampir 85 persen keberhasilan atau Peningkatan Mutu Pendidikan itu tergantung dari Proses, jika prosesnya baik, walaupun input dari peserta didik itu kurang tapi karena kita poles atau kita masak betul di proses itu maka output kita akan mendapatkan hasil yang luar biasa, itulah yang kita sebut proses yang matang dalam Pembelajaran,Tegas Wayan.

Selama ini saya perhatikan kalau Guru itu asal masuk tidak membuat perangkat, tidak mempersiapkan diri saat malamnya, maka apa yang terjadi, kasihan generasi kita kasihan orang tua kita yang sudah bersusah payah memberikan uang transport, waktu luang untuk belajar dan kita yang memberikan pelayanan yang kurang baik disekolah maka semuanya akan rugi, Generasi kita tidak akan bisa bersaing karena hanya faktor dari Guru itu sendiri.

Sehingga pada tahun 2018 ini Dinas pendidikan Bolmong mulai memberlakukan Bahwa “Tidak boleh Guru datang ke Dinas pendidikan, yang bisa datang untuk mengurus Administrasi Apupun itu adalah Kepala sekolah dan Tata usaha” dan ini sudah kami sosialisasikan ke semua Guru – Guru, kepada semua kepala Kepala Sekolah baik itu lewat Media cetak Maupun Media Online, Tutup pak Wayan. (Is/kemal)