Sempat Masuk DPO Karena Perkara Kepemilikan Heroin, Sanny Dinilai Sakti Mandraguna Lecehkan Wibawa Hukum

oleh -112 views
Alat bukti dari Polres Bolmong di perkara Sanny Wijaya

KOTAMOBAGU, Suaralidik.Com – Perkara pemilikan Heroin 16 tahun silam di Kotamobagu yang melibatkan ; terdakwa  Raymond Sanny Wijoyo, Michael Potabuga,Teddy Robot hingga saat ini masih misterius.

Adalah keberadaan Sanny Wijoyo yang sempat dinyatakan DPO itu oleh PN Kotamobagu itu sudah terang benderang keberadaannya.

Berdasarkan hasil putusan pengadilan Negeri Kotamobagu terdakwa Michael
Potabuga,Teddy Robot, tidak terbukti bersalah secara sah dan
menyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh penuntut umum.

Karenanya, Michael dan Teddy dinyatakan bebas. PN Kotamobagu memerintahkan terdakwa-terdakwa tersebut dibebaskan dari tahanan.

Majelis juga memeeintahkan memulihkan hak terdakwa dalam kedudukan dan harkat serta martabat mereka menetapkan berupa 4 bungkus kecil masing-masing, 0,010 gram narkotika jenis heroin dan 4 buah diposble (jarum) suntik dirampas untuk dimusnahkan.

Sebagaimana diketahui, atas ketidak hadiran saksi kunci Sanny Wijoyo, Hakim Ketua waktu itu dipimpin langsung oleh Frans Laimena,SH, MH, karena sudah berang.

Frans Leimena langsung memerintahkan untuk mengeluarkan surat Daptar Pencarian Orang (DPO) sampai dengan saat ini status dari sanny Wijoyo adalah
orang yang di cari di Negara ini, hingga berita ini di tayangkan sanny
wijoyo berapa kali di hubungi namun tidak ada jawaban.(***Tim/AO)