Seperti Purnama Kesepian Puisi Kolaborasi

oleh

Adakah yang lebih indah selain riasan perak di langit malam?

Kau berdiri di bawahnya, merasakan aliran cahaya merasuki denyut nadi
Lantas matamu terpejam sembari meminjamkan ingatan pada sosok purnama yang sedang memeluk tubuhmu dari genangan danau malam itu,

O, bagai denyaran perak itu kau sambut bayangnya sebagai kenangan

Perumpamaanmu, pemilik kegelisahan utuh, pendiam dalam garis sunyi, peratap di rahim imaji.

Kau, sahabat. Sebuah gelar tak berpangkat, dirimu adalah pemilik sepi. Tatap mata purnamamu menghiasi dinding malam yang hampir runtuh oleh rindu.

Sahabat… Di bawah langit malam itu, kau merapal doa yang di sekujur hatimu luka.

 

Puisi Kolaborasi Karya Darah Mmipi dan Kharisma De Kiyara.