Siang Bolong, Dua Pasangan Mesum di Kabgor Terjaring Razia

oleh
Pelaku mesum di Gorontalo
Pelaku mesum yang digrebek di tempat kost di kabupaten Gorontalo, Jumat (8/6/2018)

Gorontalo, suaralidik.com – Meski bulan Ramadhan masih ada juga pasangan muda-mudi kedapatan sementara indehoy didalam Kost-kosan, bahkan yang lebih ironisnya lagi pasangan yang juga bisa dikatakan pasangan mesum ini terjaring razai siang bolong. seperi halnya yang ada di Kabupaten Gorontalo (Kabgor), Tim Gabungan Satpol PP, Polisi dan TNI berhasil mengamankan 2 pasangan didalam Kos-kosan. Jum’at (08/6)

Pantauan Suaralidik.com, Siang itu sekitar pukul 11.00 wita, Tim gabungan mengerebek sebuah kost yang ada dikabupaten Gorontalo, tepatnya di Kelurahan Hepuhulwa, Kecamatan Limboto, kost yang sudah merupakan target dari petugas ini akhirnya dirazia. hal ini terkit dengan adanya laporan masyarakat yang mana kost tersebut menjadi tempat maksiat meskipun saat bulan ramadhan.

Mendapat laporan tersebut kemudian Tim Gabungan Satpol PP, Polisi dan TNI kemudian melakukan pengerebekan di Kost tersebut dan ternyata didapatilah dua pasangan yang tanpa ada surat pernikahan yang sah. kedua pasangan tersebut pula tidak dapat menujukan identitas mereka.

Hal ini disampaikan Oleh Kepala Satuan Polisi Pamongpraja Kabupaten Gorontalo, Husain UI, saat di Konfirmasi membenarkan atas razia dan peangkapan kedia pasanan itu, saat ini pihaknya telah mengamankan 5 orang yang diduga melakukan meesum di siang hari “lima orang telah kami amanakan, 4 orang adalah pasangan mesum dan satu orang laki-laki yang kami dapatkan di kost putri juga kami lasung manankan,” ujarnya

Ia menambahkan, bahwa razia siang hari merupakan strategi petugas untuk mengerebek pasangan-masangan mesum yang selama ini di keluhkan masyarakat Kabupaten Gorontalo “sengajah kami lakukan pengerebekan siang hari, karena ketika kami lakukan malan hari itu mereka sudah tau, kalau malam mereka tidak berada di kost nanti pada saat sing hari barulah mereka beraksi, jadi jalan keluarnya kami melakukan razia di siang hari,” tambahnya

“Selama kami melakukan pengerebekan pada malam hari tidak pernah dapat, dan ternyata setelah dilakukan rezia siang hari anggota saya berhasil menangkap. itu baru di satu Kost selanjutnya da kost lain, dan razia ini akan kami lakukan terus siag dan malam agar tidak ada ruang bagi mereka yang melakukan maksiat apalagi bulan Ramadhan, dan saya tegaskan bahwa ini akan kami tindak tegas, berupa denda dan kurungan yang sudah di atur dalam perda, minimal denda 50 juta dan kurungan selama 3 bulan” Ujarnya

Selain itu kedua pasangan mesum tersebut mengaku bahwa mereka sengajah berduaan di kamar kost siang hari karena ketika malam hari banyak razia “malam hari terlalu banyak razia, jadi kami mancari akal bagaimana kami tidak terjaring razia dan hal ini kami putuskan ngekost berdua siang hari,” tandas kedua pasangan itu.(***Ndy)