Sikapi TKA Ilegal Asal Cina di PLTU Jeneponto ,LMP Sul-Sel Turunkan Tim Investigasi

oleh
LMP Sulsel
Ketua LMP Sul-Sel , andi nur alim

Lidik Jeneponto – Menanggapi laporan masyarakat kabupaten jeneponto sulawesi selatan adanya tenaga kerja asing di jeneponto , markas daerah Laskar Merah Putih ( LMP ) Sulawesi Selatan menurunkan tim investigasi terkait tenaga kerja asing yang di duga ilegal berasal dari cina yang di pekerjakan di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2×125 MW yang di kelolah oleh PT.Bosowa Energi

LMP Sulsel
Ketua LMP Sul-Sel , andi nur alim

Ketua LMP Sul-Sel , andi nur alim , mengatakan LMP sulsel akan menugaskan ketua bidang investigasi dan pemberantasan korupsi , andika ali kanji bersama anggotanya untuk mengecek keberadaan tenaga kerja asing asal cina di PLTU Jeneponto , apabila di temukan perusahaan mempekerjakan tenaga kerja asing tidak memiliki izin mengunakan tenaga kerja asing (IMTA) maka akan mengambil langkah dengan melaporkan secara langsung perusahaan tersebut ke Dinas tenaga kerja dan trasmigrasi provinsi sulawesi selatan.

Laporan temuan nantinya berdasarkan sesuai dengan pelanggaran yang diatur dalam UU No.13/ 2003 tentang Ketenagakerjaan dan juga di tegaskan dalam Pasal 61 Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI (Permenkaer) No.16/ 2015 tentang Tata cara pengunaan tenaga kerja asing.ujar andi nur alim.

PT Bosowa Energi
Bosowa membangun PLTU ini melalui anak usahanya, PT Bosowa Energi di jeneponto

Bosowa membangun PLTU ini melalui anak usahanya, PT Bosowa Energi perusahaan patungan dengan PT Sumber energi Sakti Prima (SSP) yang telah berpengalaman dalam pengembangan PLTU seharusnya mengakomodir tenaga lokal asal jeneponto untuk membuka lapangan kerja sehingga masyarakat sekitar daerah pltu juga menikmati standar hidup layak dengan bekerja di perusahaan tersebut bukan dengan mendatangkan tenaga asing dengan mengabaikan masyarakat sekitar.tegas nur alim.