Singgung Polisi di Facebook, Oknum Karyawan BUMN Diperiksa Reskrim Polres Pangkep

oleh -102 views
Kanit Idik II Satreskrim Polres Pangkep, Iptu Halim Lau
Kanit Idik II Satreskrim Polres Pangkep, Iptu Halim Lau

Pangkep, suaralidik.com – Seorang karyawan BUMN Ruslan (42 tahun) warga Perumnas Tumalia kabupaten Maros terpaksa harus berurusan dengan Polres Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) setelah dirinya berkomentar pedas di akunt media sosisal Facebook disalah satu group yang ia ikuti karena dianggap menyinggung institusi kepolisian tersebut.

Ruslan dipanggil menghadap oleh pihak Reskrim Polres Pangkep guna mengklarifikasi dan mempertanggung jawabkan komentarnya disosial medianya bernama “Ochank Ruslan” pada salah satu group “Inkam” dalam tulisannya ruslan menuliskan ”Semoga ada polisi di begal biarkan saja jangan di bantu biarkan dia mati di begal,”.

Hal ini dibenarkan oleh Kanit Idik II Satreskrim Polres Pangkep, Iptu Halim Lau di Mapolres Pangkep, ia menjelaskan bahwa Ruslan membuat tulisan tersebut di handphone androidnya pada saat ia sedang mendengarkan ceramah tarwih di masjid dekat rumahnya, Ia mengaku tak punya alasan maupun dendam kepada polisi.

“Kejadian didalam masjid dengar ceramah smabil buka fb, dan tanggapi di grup inkam. Dia mengaku tidak punya dendam sama polisi,” terangnya (31/5/2018)

Halim mengatakan, saat ini pihaknya masih memeriksa pelaku dengan menggunakan UU Nomor 11 Tahun 2008 tenatng IT.

“Belum ditetapkan sebagai tersangka, masih diperiksa. Kami juga menunggu petunjuk pimpinan seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu setelah mengetahui komentarnya menyinggung polisi, Ruslan menyerahkan diri ke Mapolres Pangkep didampingi oleh anak istrinya. dari pantauan awak media nampak Di depan ruang penyidikan, nampak istri dan anak Ruslan yang masih berusia balita menunggu suaminya yang sedang dimintai keterangan oleh pihak Reskrim Polres Pangkep. (***iwank86/kp)