Sinyal Hanura Hampir Pasti Dukung IYL-Cakka, Ini Jaminan Obama

oleh
IYL (Ist.)

MAKASSAR, Suaralidik.com – Teka-teki kemana arah dukungan Partai Hanura di Pilgub Sulsel, mulai terjawab. Itu diutarakan Koordinator Wilayah Sulawesi DPP Partai Hanura, Bahar Ngitung memberi isyarat jika partainya ke Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

IYL (Ist.)

Kepada wartawan, Obama, sapaan akrab Bahar Ngitung, bahkan siap pasang badan untuk IYL-Cakka, agar rekomendasi partainya bisa jatuh ke tangan “Mr Komitmen”. Alasannya, selain komitmennya bisa dipegang, juga punya kans menang di Pilgub Sulsel.

“Memang partai masih memprioritaskan kader untuk diusung. Tetapi kita harus realistis melihat peluang menangnnya. Maka dari itu saya memberikan jaminan, Hanura ke IYL-Cakka,” tandas Obama kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa 24 Oktober 2017.

Obama yang juga mantan Plt Ketua Hanura Sulsel menguraikan, sejauh ini partainya memang belum menentukan sikap. Meski demikian, tanda-tanda memberi rekomendasi ke IYL-Cakka semakin terbuka lebar.

Di samping itu, anggota DPD RI dua periode ini dari daerah pemilihan Sulsel, juga menaruh harapan bisa bersama Demokrat memberi dukungan ke Punggawa Macakka. Sebab jika dua partai ini digabungkan, termasuk dari PPP, maka jumlah kursi lebih dari cukup untuk maju di Pilgub Sulsel.

“Semoga Hanura dan Demokrat bisa bersama ke IYL-Cakka,” tambah Obama yang dikenal senator berlatarbelakang pengusaha.

Lalu bagaimana dengan Demokrat? Sejauh ini dikabarkan masih menunggu keputusan resmi dari Majelis Tinggi DPP yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kendati demikian, partai ini juga disebut-sebut mengarah ke IYL-Cakka.

Sekadar diketahui, Hanura memiliki 6 kursi di DPRD Sulsel. Jika digabungkan dengan Demokrat maka dipastikan memenuhi syarat mendaftar di KPU. Sebab Demokrat memiliki 11 kursi. Sementara syarat minimal maju lewat koalisi parpol, yakni minimal 17 kursi parpol.

Selain gabungan Demokrat dan Hanura, PPP yang sejak dulu memberikan rekomendasi ke IYL-Cakka juga mendudukkan 7 kadernya di DPRD. Artinya, jika nantinya parpol ini berkoalisi, maka total kursinya, yakni 24.

Itu belum termasuk 9 kursi PAN yang saat ini menerbitkan rekomendasi ganda ke IYL-Cakka dan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-AAS).