Siswa SMA Diajari Kiat Masuk Sekolah Tinggi Kedinasan Di Bulukumba

oleh

Bulukumba,Suaralidik.com –Jelang tamat SMA, ratusan siswa dan siswi yang saat ini duduk di bangku kelas 12 mengikuti sosialisasi terkait kiat dan strategi menembus perguruan tinggi atau sekolah tinggi kedinasan di ruang Pola Kantor Bupati, Senin 19 Februari 2018. Kegiatan yang bertema Thinking Out Of The Box ini diselenggarakan oleh Yayasan Alumni 1990 SMA Negeri 1 Bulukumba dan diikuti oleh siswa dari SMA/SMK/Madrasah Aliyah se Kecamatan Ujung Bulu.

Menurut Ketua Yayasan Alumni 1990, Iwan Setiawan, pihaknya melakukan kegiatan tersebut untuk memberikan bimbingan dan mengarahkan adik-adik siswa dalam memilih dan menembus perguruan tinggi yang menjadi favorit, khususnya di sekolah-sekolah tinggi kedinasan, seperti IPDN, Akabri, Akpol dan sekolah kedinasan lainnya.

“Ini bentuk komitmen dan konstribusi kami sebagai alumni kepada para siswa, sehingga adik-adik kita nantinya memiliki masa depan yang lebih cemerlang,” kata Iwan Setiawan

Ke depan, tambah Iwan, pihak yayasan alumni juga akan melakukan aksi-aksi lainnya di bidang sosial dan kemasyarakatan. Itulah, kata Iwan alumni 1990 merupakan satu-satunya perkumpulan alumni yang terbentuk dalam sebuah yayasan resmi melalui keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Sementara itu, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang membuka acara mengatakan, dalam proses perekrutan atau pendaftaran masuk sekolah-sekolah kedinasan, tidak ada lagi istilah “dekkeng” (baca: orang yang membekingi) untuk lulus, oleh sekarang ini sudah menggunakan komputer langsung dalam Tes Kompetensi Dasar (TKD)

“Jadi tidak adami itu dekkeng, semuanya tergantung dari kemampuan peserta dalam menjawab soal-soal di TKD, hasilnya juga langsung dilihat pada saat itu,” kata AM Sukri Sappewali di hadapan para siswa.

Olehnya itu, AM Sukri Sappewali mengapresiasi sosialisasi tersebut dan meminta ada pembinaan khusus bagi para siswa yang ingin masuk di sekolah kedinasan sebelum mereka mengikuti tes. Saat ini, lanjut Bupati dua periode ini, anak-anak SMA sekarang ini memasuki masa-masa yang memiliki tantangan berat, karena sudah puber, harus menghadapi godaan narkoba dan perilaku-perilaku negatif lainnya. Ia berharap tantangan itu harus dihadapi oleh para siswa untuk mencapai sukses ke depan.

“Pahamilah bahwa anda sekalian adalah generasi penerus dan harus menjadi yang terbaik. Jangan cepat menyerah kalau menghadapi tantangan dan teruslah belajar dan belajar,” pinta AM Sukri Sappewali memberi motivasi.

Narasumber dari sosialisasi ini adalah salah satu alumni 1990, Ashari, yang merupakan pengasuh dan dosen di IPDN Kampus Cilandak.(red sl).