Siswa SMAN 6 Bulukumba Ditipu Via Hipnotis, Puluhan Juta Terkuras

oleh -
Foto : Korban melapor ke Polsek Herlang

BULUKUMBA, SUARALIDIK.COM – Kasus Penipuan Terjadi Pada hari Sabtu 02 Maret 2019. Penipuan berawal lewat telpon oleh salah satu korban atas nama Salmi (17 tahun) yang lagi duduk dibangku SMAN 6 HERLANG tiba-tiba menerima telpon dari orang yang tak dikenal.

Awalnya Salmi tidak terlalu fokus untuk terima telpon akhirnya salmi memanggil salah satu temannya NURHAFISAH (17 tahun) untuk melayani penelpon tersebut.

Begitu Hafisah ngobrol dengan orang yang tak dikenal itu, Hafisah pun tak sadarkan diri pada saat pelaku menyampaikan kalau dirinya mendapatkan undian dari telkomsel dengan jumlah uang sebanyak Rp.10 juta.

Hafisah pung semakin yakin dengan uang yg dijanjikan sebanyak Rp.10 juta dan pelaku meminta No.rekening korban untuk segera dikirimkan.

Hafisah pun mengikuti semua permintaan pelaku namun rekening Hafisah menurut pelaku ada masalah atau gangguan.
Pelaku mengatakan silahkan cari rekening lain, Salmi pun mendegar ucapan dari pelaku dan akhirnya Salmi menawarkan No.rekeningnya saja dan tanpa sadar diri Salmi menyebutkan No.Rekeningnya lewat telpon ke pelaku.

Setelah salmi menyebutkan No.rekeningnya pelaku menyuruh korban (Salmi) untuk pulang kerumah mengambil ATM. Salmi pung kembali kerumah bersama degan Hafisah.

Setelah itu Salmi kembali ke sekolah karna Hafisah lagi mengikuti kegiatan paskib di sekolah.

Setelah pulang dari sekolah Salmi mengajak Hafisah ke ATM untuk cek saldo.
Namun uang yg dijanjikan sebanyak 10 juta itu malah jadi petaka kerena uang yang ada dalam rekening Salmi sebanyak kurang lebih dari 52 juta itu bukannya bertambah tapi malah berkurang, kini tersisa kurang lebih 32 juta. Salmi pung berteriak dan mereka sadari kalau dirinya itu tertipu.

Namun anehnya keluarga Salmi tidak terima degan penipuan tersebut, malah mereka menyalahkan Hafisah. Hafisah pun sempat di laporkan ke Polsek Herlang dengan alasan Hafisah lah yang transfer uang dan meminta Hafisah bertanggung jawab namun pihak Polsek Herlang tidak terima laporan keluarga Salmi karena tidak memenuhi persyaratan,atau tidak sesuai dengan fakta yang ada.(***irna)