SKST Tolak Pemotongan Insentif Karyawan PT. Semen Tonasa

oleh
Karyawan Yang Tergabung Dalam SKST Mengutarakan Aspirasinya Ke Pihak Manajemen Di Gedung Auditorium PT. Semen Tonasa Pangkep

Pangkep, Suaralidik.com – Ratusan karyawan PT. Semen Tonasa (Persero) yang tergabung dalam Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST) menyampaikan aspirasinya ke pihak manajemen PT. Semen Indonsia (Persero) yang merupakan induk dari perusahaan BUMN semen terbesar di Indonesia Timur ini, di gedung Auditorium Kantor Pusat PT. Semen Tonasa, Desa Biringere Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep.

Hal ini dilakukan oleh ratusan anggota Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST) setelah adanya surat dari Manajemen Semen Indonesia No. 4841/SM. 16/SUP/50032577/2000/05.2018 perihal pengurangan pembayaran uang jasa produksi sebesar 4,5 bulan tahun 2017 dari total Rp84,8 miliyar yang telah dicadangkan Semen Indonsia serta pembayaran Bonus IK triwulan pertama tahun 2017 tertanggal 24 Mei 2018.

Hal ini sontak mendapat tuntutan keras dari Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST) mengingat tahun-tahun sebelumnya belum pernah mengalami pengurangan insentif tersebut dari pihak manajemen.

Dalam penyampaian aspirasi tersebut Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST) yang dikoordinir Ketua SKST Harry Kurniawan bertekad melakukan aksi berikutnya serta menolak hadir dalam kunjungan manajemen Semen Indonesia.

Para karyawan menyampaikan aspirasinya diterima langsung oleh Direktur Utama PT. Semen Tonasa Muh. Subhan AK, Direktur Keuangan Bambang Eko Prasetyo, serta Kadep SDM Abd. Rahmad Noer, mereka berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut ke pihak manajemen PT. Semen Indonesia. (iwank86/ed)