Pemkab bantaeng

SMKN 6 Makassar Raih Juara Pertama Lomba Fashion Technology SMK Tingkat Sulsel

Kepala Sekolah SMKN 6 Makassar, H. Amar Bachti, S.Pd, MM, Bersama dengan Ketiga Dewan Juri, Menghadiri Pelaksanaan Lomba Kompetisi Siswa (LKS) Fashion Technologi SMK Tingkat Provinsi Sulsel, di SMKN 6 Makassar, Jalan Andi Djemma, Sabtu 13 Agustus 2022.

Makassar, SuaraLidik.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulsel, melaksanakan Lomba Kompetisi Siswa (LKS) SMK Tingkat Sulsel untuk mencari yang terbaik dan akan menjadi Duta Sulsel ke tingkat nasional.

Pelaksanaan LKS sendiri berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 10-13 Agustus 2022, yang diikuti oleh 73 siswa SMK terbaik dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Dalam lomba Fashion Technology tersebut, menghadirkan tiga dewan juri, yakni Lily Gunawan yang merupakan Ketua Asosiasi Desainer IFC Kota Makassar, Andi Umaya, SE dari Ikatan Penata Busana Indonesia (IPBI) Kartini dan Nurhijrah, S.Pd, M.Pd dari Universitas Negeri Makassar (UNM).

Kepala Sekolah SMKN 6 Makassar, H. Amar Bachti, S.Pd, MM mengatakan bahwa, untuk kegiatan Fashion Technology SMK tingkat Provinsi Sulsel kebetulan ditempatkan di SMKN 6 Makassar.

“Alhamdulillah selama 3 hari pelaksanaan, hari ini sudah tuntas. Dan yang pasti kami bersama dengan ketiga dewan juri, dari profesi fashion technologi serta praktisi lapangan berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan ini dengan berintegritas,” ujar H. Amar kepada awak Media Suara Lidik, Sabtu (13/08/2022).

Lanjut ia menjelaskan, dalam pelaksanaan Lomba Kompetisi Siswa Fashion Technology diikuti oleh 9 peserta, yaitu Putri Febriana (SMKN 2 Gowa), Hartini Mustari (SMKN 7 Bone), Nur Rezki Almawaddah (SMKN 1 Bantaeng), Khusnul Khotimah (SMKN 1 Soppeng), Ammy Rahayu (SMKN 3 Pare-Pare), Nurdianti (SMKN 2 Pangkep), Andika Sagita (SMKN 6 Makassar), Olivia Jelianti (SMKN 4 Tana Toraja) dan Rezki Aulia (SMKN 6 Makassar).

“Insya Allah untuk pengumuman pemenang akan diumumkan saat acara penutupan di Kantor Disdik Sulsel,” jelas H. Amar.

“Harapan kami para pemenang merupakan yang terbaik diantara semua peserta. Dan Insya Allah tentunya kita berharap Dinas Pendidikan memberikan treatment khusus, bagaimana melatih pemenang untuk mempersiapkan dalam juara tingkat nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Lily Gunawan sebagai Dewan Juri mengatakan bahwa untuk perlombaan kali ini pesertanya tampak semangat semua, pengetahuan dasar tentang tehnik menjahit dan pola cukup bagus, namun kesiapan mentalnya saja yang harus di pucuk lagi di masing-masing sekolah.

Dalam kriteria atau penilaian perlombaan kali ini, ia menjelaskan bahwa dalam kriteria perlombaan ini terbagi atas 4 modul, masing-masing modul itu mempunyai bobot nilai yang sudah ditentukan oleh pihak panitia. “Jadi bobot nilai yang tertinggi itu berada di modul 4,” ujar Lily Gunawan.

Lanjut ia menambahkan, untuk kriterianya harus menguasai semua modul. Di modul satu mereka harus memiliki nilai yang tinggi, di modul dua, tiga dan keempat juga mereka harus memiliki nilai yang tinggi.

“Karena bobotnya yang paling tinggi di modul keempat, seharusnya mereka lebih fokus di modul keempat,” jelasnya.

Untuk quality atau kualitas dari masing-masing juara, di modul satu mereka harus menyelesaikan desain yang sesuai dengan market yang diminta, kemudian modul yang kedua terkait dengan fashion digital 4.0, jadi para peserta mendesain pattern menggunakan technologi komputer.

Selanjutnya di modul ketiga tentang keterampilan tehnik dalam mengolah kain, yaitu di dreping. “Jadi mereka ditantang untuk membuat baju dreping atau lebih tepatnya body pattern jadi tidak dijahit, baju itu dibuat sesuai dengan model yang sudah ditentukan di patung itu sendiri, sampai baju itu digunakan untuk pentul saja tapi bisa dilepas,” sambungnya.

Kemudian di modul keempat, dimana para peserta mulai dari mendesain ulang baju yang mereka jahit dengan empat challange, yang pertama menggunakan garis kerah, kedua dengan detail lipitan, kemudian yang ketiga saku vest dan yang terakhir look busana asimetris.

Berikut Pemenang Lomba Kompetisi Siswa (LKS) Fashion Technology SMK Tingkat Sulsel :

  1. Andika Sagita (SMKN 6 Makassar) Nilai Akhir 1.140.
  2. Rezki Aulia (SMKN 6 Makassar) Nilai Akhir 1.043
  3. Nur Rezki Almawaddha (SMKN 1 Bantaeng) Nilai Akhir 935.