banner 728x250

SMP Negeri 23 Makassar Kedatangan Tim Perpustakaan Nasional

  • Bagikan
Smp Negeri 23 Makassar kedatangan Tim Perpustakaan Nasional

Makassar, Suaralidik.com – Tim Perpustakaan Nasional RI mengunjungi SMP Negeri 23 Makassar didampingi oleh Dinas Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Perpustakaan Kota Makassar pada Rabu (07/04/2021) siang.

Dalam kunjungan tersebut, tim Perpustakaan Nasional RI beserta Dinas Perpustakaan Provinsi dan Kota Makassar ingin meninjau kelanjutan Perpustakaan SMP 23 Makassar setelah terakreditasi.

banner 728x250

Kepala sekolah SMP 23 Makassar Hj. Sarina, S.Pd, M.Pd mengatakan, “kami tidak menyangka bahwa perpustakaan kami akan terakreditasi, walau pun sekolah kami ini tidak mendapatkan nilai A tapi kami tidak berkecil hati karena kami juga sadar bahwa kondisi fasilitas sekolah yang belum sepenuhnya memadai”.

Pada saat kedatangan tim akreditasi, sekolah SMP 23 Makassar masih memiliki kekurangan terkait fasilitas pendukung. oleh karena demikian pihak sekolah berinovasi dengan merencanakan pembangunan kolam air terjun guna menambah suasana sekolah lebih asri, disamping itu pengelola perpustakaan Sekolah SMP 23 Makassar tidak dikelola secara profesional oleh tenaga ahli dibidang perpustakaan melainkan tenaga biasa yang memiliki semangat untuk merawat dan memlihara perpustakaan agar tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga : SMP Negeri 23 Makassar Raih Juara 1 Lomba Poster

Perpustakaan SMP 23 Makassar adalah salah 1 (satu) dari 5 (lima) perpustakaan sekolah di Makassar yang pertama terakreditasi. Dan perpustakaan tersebut di beri nama Tangguh karena sesuai dengan Tagline sekolah. Yaitu, Tanggung Jawab, Agamis, Nasionalis, Gigih, Gotong Royong, Unggul dan Harmonis.

Dari hasil pantauan media SMP 23 Makassar pernah menjadi Juara Model Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2019 lalu disamping itu mereka (SMP 23, red) juga pernah mendapatkan penghargaan sekaligus Juara 1 kebersihan tingkat sekolah dan kelurahan serta masih banyak prestasi-prestasi lainnnya yang pernah diraihnya.

Mayoritas siswa/siswi SMP 23 Makassar adalah golongan tidak mampu, oleh sebab itu kepala sekolah beserta guru-guru sebagai penanggung jawab disekolah tersebut selalu memberikan yang terbaik buat siswa/siswinya terkhusus di dunia pendidikan.

Dalam penyampaian Tulus Wulan Juni perwakilan Dinas Perpustakaan Kota Makassar mengatakan “ada beberapa indikator yang menjadi penilaian perpustakaan untuk mendapatkan nilai. Jadi beberapa indikator ini tidak mutlak dipenuhi semua sekolah, setelah kami melakukan evaluasi ada beberapa kemungkinan apakah Akreditasi naik, Akreditasi menurun atau malah stagnan,” Ringkasnya. (*JJ)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *