Sosialisasi Pembinaan Keamanan Pangan Keluarga Dinas Ketahanan Pangan Bulukumba

oleh
Sosialisasi pembinaan Ketahanan Pangan Keluarga Dinas Ketahanan Pangan Bulukumba di Kecamatan Bonto Bahari, Selasa (2/5/17) || SUARALIDIK

BULUKUMBA, SUARALIDIK.com— Pada Selasa (2/5/17) Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba mengadakan kegiatan sosialisasi Pembinaan Keamanan Pangan Keluarga bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kecamatan Bonto Bahari.

Sosialisasi pembinaan Ketahanan Pangan Keluarga Dinas Ketahanan Pangan Bulukumba di Kecamatan Bonto Bahari, Selasa (2/5/17) || SUARALIDIK

Hadir dalam Sosialisasi tersebut, Koordinator BP3K Rahmat Gandy, Penyuluh Tingkat Lapangan Eko Sukmawanto Basri, serta anggota Kelompok Tani sekecamatan Bonto Bahari.

Menurut Rahmat Gandy, keamanan pangan merupakan hal sanagat penting dan strategis bagi keberlangsungan hidup umat manusia.

Sosialisasi dilakukan dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pemanfaatan bahan pangan yang berbasis lokal. Melalui program pemanfaatan pekarangan sebagai pengembangan pola pekarangan ” ucap Rahmat.

Lebih lanjut dikatakan, pihak Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba bahwa dalam rangka mengamankan pangan mengharapkan petani dapat membangun dan mengusahakan pola pangan yang sehat yang terbagi atas pangan segar dan pangan olahan.

Pangan segar dalam arti sebagai bahan pokok sedangkan pangan olahan yang dimaksud adalah hasil olahan dari sumber bahan pangan segar. Ada tiga jenis bahaya dalam pangan yakni (1) Biologis, bahaya yang berupa cemaran patogen yang disebabkan oleh lalat, tikus, dan cacing yang dapat menyebabkan keracaunan bagi yang mengkonsumsi (2). Bahaya kimia, bahaya kimia berupa cemaran dari bahan pestisida dan logam berbahaya. (3) Cemaran fisik, disebabkan oleh benda-benda asing dan termakan sehingga mampu menyebabkan penyakit.” imbuhnya

Sementara itu, Eko Sukmawanto, selaku penyuluh ditingkat lapang kami sangat berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat menjadi pembangkit motivasi bagi petani dan ibu ibu tani dalam memberdayakan pangan lokal dengan memanfaatkan luas pekarangan setiap rumah tangga. (AWAL TIRO/A2)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama