SPASI Dorong Kejati Gorontalo Segera Tetapkan Tersangka Kasus Jalan GORR

oleh -40 views

Ilustrasi Jalan GORR yang terletak di Desa Botu Moputih bersama Ketua SPASI Gorontalo Fanly Katili ,(fotofoto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Ketua Studi Pancasila dan Konstitusi (SPASI) Fakultas Unisan Gorontalo Fanly Katili meminta Kejakasaan Tinggi (kejati) Gorontalo agar segera menetapkan tersangka pada kasus jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) yang saat ini hangat dibicarakan dikalangan masyarakat luas.

Menurut mantan Aktivis Gerakan Provinsi Gorontalo, hal ini untuk menghilangkan para digma dimasyarakat yang saat ini berkembang bahwa Kejati dan jajaran telah masuk pada ranah politik.

“Perseolan kasus GORR telah lama mencuat dipermukaan baik dimedia cetak maupun Online, dan ini sudah menguras pikiran masyarakat Gorontalo terkait apa yang sebenarnya terjadi di proyek GORR ini. Masyarakat dalam hal ini bertanya tanya, ada apa dengan GORR, sebab terlihat proyek ini sangat bermanfaat buat masyarakat dan buat masa depan Gorontalo kedepannya.”kata Fanly.

Tapi kemudian juga, lanjut Ketua SPASI, tidak bisa dimunafikan bahwa setiap proyek yang ada tetntu tidak menyalahi aturan atau berbau korupsi yang kemudian merugikan negara, artinya jangan kemudian kita mengejar maslah kemakmuran tetapi ujung ujungnya bermasalah hukum bahkan melawan hukum.

“Nah ini perlu ada kejelasan, saya berharap dan sedikit mendesak serta menantang Kejati gorontalo dan seluruh jajarannya agar kiranya menyelesaikan kasus GORR dan kasus korupsi lainnya, bahkan harus segera dituntaskan agar supaya menjaga polemik polemik yang muncul ditingkatan masyarakat maupun stegholder yang ada digorontalo.”pinta Ketua SPASI.

Pihaknya melihat kasus GORR ini secara kasat mata telah menimbulkan Pro kan Kontra dikalangan masyarakat.

“Dalam menghadapi tahun politik, maka kami mendesak Kejati untuk sekiranya segera menyelesaikan dan menuntaskan perseolaan kasus ini dengan membuka ke publik siapa saja yang paling bertanggung jawab, sebab sesuai pemeberitaab ada orang-orang penting yang terlibat. Agar hal ini tidak menjadi komunitas politik.”tutur Fanly Katili.

Dan lebih utama, sambung Fanly, adalah perlu diungkap apakah benar dan telah cukup bukti, bahwa kasus gorr ini bermasalah atau tidak, kalau memang tidak bermasalah maka segera sampaikan, kalau hanya bermasalah adminitrasi ya samapaikan juga.

“Tapi kalau ternyata juga benar ada unsur korupsi, bahkan pihak kejaksaan tinggi telah sedikit berani mengatakan 80 persen bermasalah, maka tentunya kredibilitas kajati yang dipercayakan oleh negara untuk menyelesaikan kasus korupsi, harus juga berani mengatakan siapa tersangkan ataupun orang yang paling bertanggung jawab dalam kasus GORR ini agar supaya semua jelas.”tegas Fanly Katili,(***Rollink).