Spesialis Jambret sekaligus Penadahnya Dibekuk Polisi

oleh
Spesialis dan penadah yang di ringkus polisi

SUARALIDIK.COM, Makassar – Berdasarkan laporan Polisi No : LP/152/V2017/Restabes Makassar, Sektor Ujung Pandang 17 Mei lalu Anggota Unit Khusus Polsek Ujung Pandang melalukan Penyelidikan dengan mengumpulkan baket dan informasi dari informan sehingga dilakukan penangkapan terhadap para terduga Pelaku di berbagai tempat berbeda. Senin (05/06/2017)

Foto : Spesialis  jambret dan penadah yang di ringkus polisi

Tepatnya di jalan Kerung-Kerung dan jalan Kalampeto, Kota Makassar, Unit Khusus Polsek Ujung Pandang yg dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU Arham Gusdiar S.Ik, M.H dan PANIT 2 Reskrim Ipda Mulya Widada berhasil melakukan penangkapan dan pengungkapan Pelaku Pencurian dengan kekerasan alias Jambret

Tindakan gerombolan jambret berhasil di bekuk Tim Unit Khusus Polsek Ujung pandang, Namun sesaat sebelum di tangkap, Malik melakukan perlawanan dan mencoba melepaskan diri sehingga anggota kepolisian melepaskan tembakan peringatan dengan harapan agar Malik tidak melarikan diri, akan tetapi hal tersebut tidak di hiraukan oleh Malik.

Alhasil polisi mengambil keputusan dengan sigap dan tegas melumpuhkan pelaku dengan dua tembakan di kaki kiri dan kanan, Akibat perbuatannya, pelaku kemudian dibawa Ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis dan kemudian dibawa Ke Mako Polsek Ujung Pandang untuk proses Hukum lebih Lanjut.

Kerap, dia mengaku telah sering kali melancarkan aksinya di beberapa tempat yang ada di Kota Makassar. Diketahui, Malik melancarkan aksinya bersama Herul, lalu setiap hasil kejahatannya di serahkan ke Rudi dan Febi untuk di jual. Dan tidak berhenti disitu, setiap barang tersebut lalu di jual ke Akbar untuk di sebarjualkan ke pembeli melalui sosial media.

Pada saat dilakukan pengembangan lebih lanjut, diketahui kendaraan yang dipakai beraksi melakukan penyitaan motor Yamaha Zeon yang di pakai Malik dan Herul adalah milik Sandi. Kini motor tersebut, di Sita dan amankan oleh pihak kepolisian untuk pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut.


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama