SSB Syekh Yusuf Juara II di Piala Menpora U-14 Gowa

oleh -
Foto : Tim SSB Syech Yusuf di Pallangga

Gowa, Suaralidik.Com –  Piala Menpora U-14 Kabupaten Gowa di lapangan sepakbola Pallangga, resmi ditutup panitia, setelah laga final antara SSB Syekh Yusuf Vs GFS Repolis 2000, kamis (2-5-2019).

Laga final yang berakhir dengan adu finalti, setelah bermain 20 menit babak pertama dan 15 menit babak kedua, tanpa gol. Pertandingan tersebut, sedianya 2 x 25 menit, namun karena sudah menjelang waktu magrib, waktu normal pertandingan tidak digunakan.

SMKN 1

Selama adu finalti, masing-masing tim menurunkan 4 penendang, yang berakhir dengan skor 4 – 4, hingga akhirnya dilakukan undian untuk penendang terakhir, dimana tendangan Risaldi dari SSB Syekh Yusuf berhasil ditangkap oleh penjaga gawang GFS Refolis, dan dikukuhkan sebagai juara I piala Menpora U-14 Gowa.

Foto : Pemain SSB Syech Yusuf Andi Firjatullah menerima Tropi sebagai pemain terbaik

Usai adu finalti, penyerahan hadiah dilakukan panitia, segaligus menutup rangkaian kegiatan piala menpora U-14 gowa. Selain penyerahan tropi juara I bagi GFS Refolis 2000, juara II SSB Syekh Yusuf, dan masing-masing SSB Remacob dan SSB Alimalaka sebagai juara III bersama, juga panitia menyerahkan tropi pemain terbaik kepada Andi Firjatullah dari SSB Syekh Yusuf dan tropi top skor diberikan kepada Askar yang juga pemain SSB Syekh Yusuf.

Andi Firjatullah ditapuk sebagai pemain terbaik, setelah sepanjang pertandingan dari babak penyisihan hingga babak final, terlihat konsisten, taktis dan menjunjung sportivitas dalam bermain. Begitupula Askar berhasil mencetak 4 bola sepanjang perandingan piala presiden U-14 Gowa.

Andi Bonny yang ditemui, usai laga final, mengapresiasi permainan anak asuhnya, kendati harus puas dengan juara II. “Inilah hasilx, anak-anak sudah bermain maksimal, yang berakhir dengan adu finalti”, imbuh Andi Bonny usai menyemangati anak asuhnya.

Selain itu, Andi Bonny berharap ada kebijakan dari panitia untuk menambah wakil dari tiap kabupaten pada seri provinsi di Bulukumba. “Mungkin ada kabupaten tidak mengutus tim, baiknya panitian mempertimbangkan untuk mengikutkan tim juara dua pada setiap kabupaten yang menyelenggarakan piala Menpora.(***iqb)