Syam T Ase : Cara Berpolitik Nelson Dengan David Berbeda

oleh -192 views
Foto : Ketua DPC PPP Kabupaten Gorontalo Syam T Ase.(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Perseturuan antara Bupati Prof Nelson Pomalingo dan Mantan Bupati Gorontalo dua periode David Bobihu yang akhir-akhir ini mengeruak kepublik membuat Ketua DPC PPP kabupaten Gorontalo (Kabgor) Syam T Ase, angkat bicara.

Selaku Anggota DPRD Kabgor dua periode yang juga ikut merasakan tangan dingin kedua tokoh ini memimpin, membandingkan cara keduanya dalam berpolitik selaku Bupati Gorontalo.

Baca Juga : Perseteruan DB-NP, Ririn Bobihu : Ada Sutradara Yang Sengaja Memperkeruh

“Ada perbedaan antara Prof Nelson dan David dalam cara mengelola kepimpinan dalam berpolitik khusunya sebagai seorang Bupati.”kata Syam, kepada wartawan Suaralidik.com, Senin 18/03/2019 dikantor DPRD Kabgor.

Menurut Syam, selama ini Prof Nelson selaku bupati tak pernah mengarahkan masyarakat atau aparaturnya untuk berada pada pilihan politik tertentu.

“Sampai detik ini setahu saya, Prof Nelson selaku kapasitasnya sebagai Bupati Gorontalo, tak pernah menyampaikan untuk tak memilih si A, si B, atau pilihlah si ini si itu, sama sekali itu tak Ada,”tutur Syam.

Pak Nelson, lanjut Syam, malah membuka ruang seluas-luasnya kepada semua parpol dan caleg untuk itu. Namun kalau disisi politik wajar jika Nelson memperjuangkan kader PPP, mengingat beliau seorang ketua partai.

Berbeda dengan DB sapaan akrab David Bobihu kata Syam. Menurutnya banyak yang mengetahui sejarah DB memimpin daerah ini. Meski tak masuk dalam bagian partai politik tertentu, ada arahan khusus yang sering disampaikan DB kemasyarakat bahkan mengerahkan aparaturnya.

“Misalnya ada istilah AB, atau Asal Bukan………? Ada juga arahan memenangkan Ibu ini, untuk mewakil daerah ini ke Senayan, Dan itu semua orang tahu,”tegas Syam.

Sehingganya pihaknya berharap agar permasalahan ini disudahin saja dan jangan didiperpanjang lagi.

“Jangan diperlebar lagi masalah ini, karena pada kenyataannya kepemimpinan birokrat seorang Nelson Pomalingo hari ini berbeda dengan gaya kepemimpinan DB kala itu, Dan itu jelas.”Tutup Syam,(***Rollink).