Syamsul Bahri DPRI : “TKI di Larang ke Timur Tengah”

oleh

IMG_20160505_130350_edit

Bulukumba, Lidik Sulsel_____
Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) siang tadi melakukan Sosialisai terkait masalah Ketenaga kerjaan dan tenaga kerja Indonesia yang dipekerjakan di luar Negeri.

Acara sosialisi tersebut adalah juga merupakan agenda reses anggota DPRI dari Praksi Partai Golkar H.Syamsul Bahri M.Sc dan direktur BNP2TKI Pusat turut hadir dalam acara tersebut.

Syamsul Bahri dalam sambutannya mengatakan, “pemerintah dan DPRI kini sementara merevisi UU no.39 tahun 2004 akan larangan bagi tenaga kerja rumah tangga khususnya negara tujuan Timur Tengah, dengan alasan bahwa banyak pekerja kita yang disiksa dan diperlakukan kasar, dan dijadikan pekerja Seks di Negara-negara tersebut”. Syamsul Bahri. Ulasnya

Di Komfirmasi langsung, Syamsul Bahri Menambahkan _”tenaga kerja yang ada di Indonesia itu tidak mempunyai kompotensi untuk melakukan kerja di perusahaan, namun faktanya banyak sekali tenaga kerja asing yang masuk keIndonesia, apalagi perusahaan milik pengusaha asal China mereka tidak mau pekerjanya pribumi, itu yang kami minta kepihak kementerian tenaga kerja untuk melakukan evaluasi tenaga kerja yang masuk ke-Indonesia, karena dikhawatirkan ada pekerja asing yang hanya memakai visa kunjungan turis lalu menetap jadi pekerja dan bukannya visa kerja, namun jika ada pekerja yang asing yang demikian maka langsung dideportasi, begitu juga bagi pihak perusahaan yang melakukan hal itu akan dikenai sanksi berat, sampai pencabutan isin usaha”,_Syamsul , Tambahnya.

Kepala Dinas Sosial dan ketenaga kerajaan Kabupaten Bulukumba mngungkapkan, “Penduduk Kabupaten Bulukumba 417.000 sesuai data tahun 2015, angkatan kerja 190.242 jiwa, sempat kerja 184.839 jiwa, dan pengangguran 5.403 jiwa. Dan yang terbesar di selatan-selatan pengadaan TKI yaitu di kabupaten Bulukumba, sebanyaj 1039 orang laki-laki, dan 209 perempuan, dan di Dinas sosial dan ketenaga kerjaan telah dijalankan program pelatihan atau pembinaan kewira usahaan bagi tingkat muda yang merupakan program kementerian ketenaga kerja, dan tahun ini di Kabupaten Bulukumba terlaksana 3 paket titik, yaitu di Bonto Nyeleng, Bonto Baji dan Manyampa”. -Kadis ketenaga kejaan, Tuturnya.

Sementara direktur BNP2TKI menjelaskan bahwa “Calon Tenaga kerja yang hendak di angkat itu haruslah diberikan pengetahuan akan akan Negara yang dituju, baik budaya, pembinaan mental, kepribadian dan bahaya perdagangan manusia. Kami di BNP2PKI akan melindungi TKI dan akan mempersiapkan fasilitas call centre pengaduan agar TKI yang bekerja dapat mengadu jika sesuatu terjadi di tempat kerjanya”._Direktur BNP2TKI.
#AL

IMG_20160505_120448_edit