Syarif Mbuinga Siap Mundur Sebagai Ketua Partai Golkar Pohuwato, Ada Apa?

oleh -
Ketua DPD ll Partai Golkar Pohuwato
Foto : Ketua DPD ll Partai Golkar Pohuwato, Syarif Mbuinga saat diwawancarai awak media usai membuka rapat konsolidasi DPD ll Partai Golkar dan penjaringan Bupati, di aula Mangrove Echo Resort, kecamatan Marisa, Minggu (22/12),(foto Thoger/Suaralidik.com).

POHUWATO, Suaralidik.com – Majunya Saiful Mbuinga pada Pilkada Pohuwato 2020 yang tak lain kakak dari Ketua DPD ll Partai Golkar Pohuwato, Syarif Mbuinga, menimbulkan keraguan atas loyalitas Syarif.

Namun keraguan atas dirinya tersebut langsung dibantah oleh Syarif Mbuinga. Ia menyatakan siap mundur dari jabatan sebagai Ketua DPD ll jika ada kader yang meragukan loyalitasnya.

“Jika ada yang meragukan loyalitas saya sebagai ketua DPD II Partai Golkar, maka saya sebagai kader Golkar siap untuk diberhentikan,” tegas Syarif Mbuinga, saat membuka rapat konsolidasi DPD ll Partai Golkar dan Penjaringan Calon Bupati, di aula Mangrove Echo Resort, kecamatan Marisa, Minggu 22/12/2019.

“Namun jika keraguan itu tidak ada, maka saya siap bertarung dan tidak akan mundur selangkah pun untuk memenangkan calon Partai Golkar di Pohuwato,” sambung Syarif.

Syarif mengatakan, bahwa penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati diatur dalam juklak DPP Partai Golkar No.6 yang dilakukan dari tingkatan bawah, diantaranya PD, dan PK.

“Usai pelaksanaan konsolidasi dan penjaringan ini, nantinya hasil usulan dari 13 kecamatan akan dibawa ke DPP. Kemudian tim survei akan diturunkan untuk melakukan survei kepada para calon yang telah diusulkan,” terang Syarif.

“Jika ada kader partai yang tidak menerima keputusan partai, atau berlawanan dengan aturan maka sangsi berlaku bagi semua kader dan itu diatur dalam aturan partai,” lanjut Syarif Mbuinga, yang juga merupakan Bupati Pohuwato,(Hitler).

HUT Kabupaten Pinrang Ke-60