,

Tak Ada Solusi Dari Pemda Bonebol, Warga Ancam Blokade Tanah UNG 

oleh -
Photo : Abdullah Pakaya memperlihatkan dokumen tanahnya yang dicaplok UNG dan belum dibayarkan ganti rugi tanahnya

Gorontalo, Suaralidik.Com – Proyek pembangunan Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang berlokasi di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), diperkirakan akan segera rampung dan diresmikan pada akhir tahun ini.

Namun meski secara fisik terlihat kampus ini akan rampung, Kampus yang rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo ini, masih dipermasalahkan oleh pemilik lahan. Pasalnya hingga hari ini pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bonebol belum ada solusi terkait lahan warga yang belum dibayarkan.

SMKN 1

Hal ini disampaikan oleh Abdullah Pakaya, salah satu pemilik lahan yang menjadi lokasi pembangunan UNG, ia menyebutkan bahwa sampai dengan hari ini Pemerintah belum punya solusi.

“Saya sudah bosan dengan rapat-rapat dan pertemuan yang dilakukan oleh Pemda yang tidak ada titik temu terkait lahan saya, bosan juga menunggu, dari pertama masih pembebasan lahan hingga hari ini UNG akan diresmikan, persoalan tanah saya tak kunjung tuntas” katanya.

“Apa kira-kira yang dikerjakan mereka sampai akhirnya urusan tanah saya terbengkalai, kalaupun sampai dengan akan diresmikan kampus ini, kemudian tidak ada titik terang, maka saya akan blokade tanah itu,” tegas Abdullah.

Reza Pateda, Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Bone Bolango, saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp mengatakan hal ini akan di komunikasikan lagi ketingkatan atas “Saya koordinasi dulu dengan atasan,” singkatnya.(***Fan)