Tak Sesuai Prosedur, Pemerintah Bulukumba Hentikan Pengerukan Laut di Balangerasa

oleh -
Foto : Muspika Herlang melakukan pendekatan persuasif terkait pengerukan pasir di Balangerasa

BULUKUMBA, SUARALIDIK.COM –Pemerintah Kecematang Herlang dan Polsek Herlang hentikan sementara pengerukan laut di Balangerasa Lingkungan Bontobeang Kelurahan Bontokamase Kecematang Herlang. Kamis 21 Maret 2019.

Langkah ini diambil setelah melihat kondisi di lapangan sambil melakukan persuasif kepada sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku.

Camat Herlang Jumali bersama Kasi Kesos Herlang A.fidyah Syamad, Lurah Bontokamase Basse Asni, pejabat dari Dinas Lingkungan Hidup serta Kapolsek Herlang mengumpulkan warga sambil diskusi disekitar lokasi.

Pemerintah meminta agar tetap dihentikan untuk sementara waktu pengerukan laut yang selama ini di lakukan karena Masyarakat harus mengikuti prosedur yang ada termasuk merespon keinginan masyarakat untuk mempertanyakan ke instansi terkait.

Sementara dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bulukumba mengatakan bahwa “apa yg terjadi di lapangan ini tetap melanggar aturan dan masyarakat diminta untuk mengikuti proses yang ada.

“karena melakukan pengerukan tentunya ada hal-hal penting yg tidak boleh kita langgar apalagi ini termasuk kewenagan Provinsi Sulsel, dan pengerukan ini tentunya kami akan fasilitasi selama apa yang masyarakat lakukan sesuai dengan aturan yang berlaku,”terang Zaenal.

Di akhir diskusi ada Masyarakat yang ngotot dengan alasan bahwa pengerukan dilakukan untuk menghindari abrasi yang mengancam rumah penduduk serta merasa kasiahan kepada nelayan bila musim panas masyarakat nelayan menambat kapalnya di Bira dan daerah Bontotiro, tidak seharusnya masyarakat Herlang itu larinya ke Kecematang lain.

Akan tetapi pemerintah menyampaikan kepada masyarakat untuk menjamin akan ada solusi yang lebih baik terkait masalah tersebut.(***irna)