Tambang PT. BATARA, Tanpa IUP, Diduga Ilegal.

oleh
Aktifitas Tambang Tanah Uruk (Galian Gol C) PT BATARA Di Bulu Pao Desa Padang Lampe Kec.Marang Kab.Pangkep

PANGKEP, suaralidik.com – LSM LIDIK PRO Kabupaten Pangkep, menyoroti aktifitas tambang tanah liat (galian C) yang saat ini beroperasi di Bulupao Desa Padang Lampe Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep, yang diduga kuat tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) Produksi dari Instansi terkait.

Aktifitas Tambang Tanah Uruk (Galian Gol C) PT BATARA Di Bulu Pao Desa Padang Lampe Kec.Marang Kab.Pangkep

Ketua LSM LIDIK PRO Kabupaten Pangkep, Alimuddin Nur yang akrab disapa 86 mengatakan, kalau hasil investigasi reportnya dilapangan pada hari Senin, 12/3 beberapa hari yang lalu, telah menemukan satu unit alat berat (excavator) dan puluhan unit armada dam truck milik PT. BATARA sedang beroperasi atau menambang tanah liat.”dari pantauan dan reportase kami dilapangan, aktifitas tambang tersebut saat ini telah merusak badan jalan poros Desa Padang Lampe. Jalan disana rusak parah, berlobang, penuh kubangan lumpur dan berdebuh sehingga sangat mengganggu para pengguna jalan lainnya dan juga sangat meresahkan masyarakat sekitar”, Ucap 86 saat jumpa pers di Warkop Toddopuli Makassar. Senin, 12/3/2018.

86 juga menambahkan, kalau kegiatan pertambangan tersebut diduga kuat milik PT. BATARA dan sampai hari ini hanya mengantongi Surat Rekomendasi saja bukan IUP yang sebagaimana dipersyaratkan dalam UU Minerba untuk kegiatan usaha pertambangan.

“seharusnya PT. BATARA tidak melakukan aktivitas tambang tanpa memegang izin dari instansi terkait terlebih dahulu. Ini perlu ditindak lanjuti oleh pihak aparat penegak hukum karena PT. Batara diduga belum mengantongi Izin Produksi. Ini sudah jelas tambang ilegal dan harus ditindak tegas.” Tegas 86 kepada awak media.

Aktifitas Tambang Tanah Uruk (Galian Gol C) PT BATARA Di Bulu Pao Desa Padang Lampe Kec.Marang Kab.Pangkep

Kepala Desa Padang Lampe, Sukarman saat dihubungi melalui telepon selularnya mengatakan kalau dirinya sudah mengeluarkan surat persetujuan atau rekomendasi untuk kegiatan pertambangan didaerahnya, ”tapi kalau mau lebih jelas silahkan tanyakan langsung ke PT. BATARA. Pihak Perusahaan memesan kami, agar mengarahkan langsung ke PT. BATARA kalau ada yang mempertanyakan Izin atau legalitas usaha tambangnya Perusahaan yang beropersi di Desa Padang Lampe”. Ucap Suka, sapaan akrab Kepala Desa Padang Lampe, dihubungi melalui telepon selularnya.

Sementara itu pihak PT. Batara melalui Ahmad selaku penanggung jawab perusahaan mengatakan kalau pihaknya masih sementara mengurus IUP di Dinas ESDM Provinsi, ”Izinnya sementara dalam pengurusan, saat ini sudah tahap IUP Eksplorasi”. Ucap Ahmad saat dihubungi melalui telepon selularnya. Selasa, 13/03/2018. (iwank86:AD)