Tanahnya Diserobot, Nenek Jumarang di Bontotiro Copot Baliho Yang Terpasang

  • Bagikan
tanah Nenek Jumarang di Bontotiro diserobot

Bulukumba, suaralidik.com – Tanah kebun milik Nenek Jumarang (80) salah satu Warga Dusun Talomayya Desa Tamalanrea Kecamatan Bonto tiro dipasangi baliho oleh Lembaga Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (BAPAN).

Baliho terpasang itu bertuliskan “Tanah ini milik cambolong peta blok 232 dengan luas 10.147 M2” yang disertai dengan deretan lambang-lambang.

Tidak terima dengan tindakan itu, Nenek Jumarang langsung mencopot baliho itu pada Senin (12/4/2021).

Menurut Nenek Jumarang, tanah kebun itu miliknya sejak tahun 1964 hingga tahun 2021. pajaknya juga selalu Ia bayar dan masih atas nama suaminya Almarhum Haning B Palancoi.

“mengapa mereka memasang baliho di kebunku, sejak tahun 1964 sampai sekarang tanah kebun ini milik kami, SPPT juga Kami bayar dan masih atas nama almarhum suamiku,” tutur nenek Jumarang dengan mata berkaca-kaca sambil merobek baliho itu.

“jika kalian punya aturan seharusnya kamu tempuh jalur hukum, bukan dengan cara seperti ini,” terika Nenek jumarang.

Nenek Jumarang juga bertanya,” apa maksud dan tujuan ini semua sehingga banyak Lambang Lambang yang dipasang untuk mendukung Penyorobotan di Lokasi kami,” protesnya.

Sementara itu, aktivis Lidik Pro yang hadir di lokasi kebun itu mengungkapkan kalau pihaknya akan memberikan support kepada nenek Jumarang.

nampak beberapa anggota Lidik Pro Bulukumba ikut memberikan support kepada nenek Jumarang agar tidak sampai Shok atas kejadian yang menimpanya, hal ini disampaikan oleh Andi Riyal.

Aktivis Lidik Pro di Bontotiro
Lidik Pro meninjau lokasi kebun nenek Jumarang

Menurut Andi Riyal, Selaku anggota LSM sudah sepantasnya kita hadir memberikan support kepada warga yang menghadapi hal seperti ini, apalagi beliau seorang nenek yang lanjut usia.

“Saya selaku Anggota LSM Lidik Pro Bulukumba, tentunya tidak mau tinggal diam melihat seorang nenek yang lanjut usia menghadapi Permasalahan seperti itu, maka kami pun hadir untuk memberikan support agar nenek Jumarang tidak sampai Shok,” Tutup Riyal.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *