Tanam Padi, Ratusan Warga Berbaur Dengan TNI Kodim 1411 Bulukumba

oleh
Dandim 1411 Bulukumba tanam Padi bersama ratusan warga di Desa Jojjolo, Senin (19/9/2016)- ANDI AWAL-SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA – Ratusan warga Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, terjun keareal persawahan di Dusun Lajae ,Senin (19/9/2016) pagi tadi. Bersama dengan TNI dari Kodim 1411 Bulukumba, warga dan Tentara ini tidak untuk latihan baris berbaris atau kemiliteran sebagaimana Diklat Bela Negara, melainkan untuk tanam padi di salah satu lahan persawahan milik Kelompok Tani Lajae 2 Desa Jojjolo.

Kegiatan Tanam Padi serentak ini dilakukan diareal persawahan dengan anggota TNI termasuk Dandim 1411 Bulukumba Letkol Arm. Sutikno yang berubah layaknya penyuluh pertanian yang mengajak para petani untuk beralih sistem tanam padi dari Konvensional menjadi jajar legowo.

Orang nomor satu di Jajaran Tentara di Bulukumba tersebut mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan Nasional yang digelar serentak. “Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 orang dari unsur masyarakat Jojjolo berbaur dengan para prajurit TNI AD dan Pemkab Bulukumba, Alhamdulillah sudah banyak petani kita yang mengerti dan akhirnya menerapkan sistem jajar legowo ini, rasanya plong, karena Petani di Bulukumba orangnya terbuka ” ujar Letkol Sutikno yang ikut terjun menanam padi bersama Babinsa, Kadis Pertanian, Kapolsek Bulukumpa serta Danramil Bulukumpa dan warga kepada Redaksi SuaraLidik.com.

Tanam Padi, Ratusan Warga Berbaur Dengan TNI Kodim 1411 Bulukumba, Senin (19/9)- ANDI AWAL-SUARALIDIK.com
Tanam Padi, Ratusan Warga Berbaur Dengan TNI Kodim 1411 Bulukumba, Senin (19/9)- ANDI AWAL-SUARALIDIK.com

Menurutnya, Demo Plotting (Demplot) Penanaman Padi dengan menggunakan sistem Jajar Legowo merupakan salah satu program yang selama ini gencar dilakukannya bersama warga atau kelompok tani dimanapun dirinya bertugas, dan meskipun baru terhitung dua bulan menjabat di Bulukumba, dirinya pun tetap mensosialisasikan sistem tersebut yang menurutnya bertujuan untuk memberikan pemahaman akan manfaat penanaman padi dengan sistem jajar legowo.

Berdasarkan pengalaman, tanaman padi yang berada di pinggir akan menghasilkan produksi padi lebih tinggi dan kualitas gabah yang lebih baik karena mudah mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak. Itulah sebabnya sistem jajar legowo menjadi salah satu pilihan dalam proses meningkatkan produksi gabah,” kata Sutikno berpromosi.

Penanaman dengan sistem jajar legowo sendiri memang memiliki keuntungan bila dibanding dengan sistem konvensional, diantaranya bertambahnya jumlah tanaman padi, meningkatnya produksi tanaman padi secara signifikan, memperbaiki kualitas gabah.

Seluruh keuntungan tersebut akan terus disosialisasikan oleh anggota TNI, demi mewujudkan Indonesia menuju Swasembada Beras dan Pangan,” tambahnya.

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com