Tanamkan Sikap Peduli Sosial, SDIT An-Nahl Gelar Aksi Bela Palestina dengan Doa

oleh

Kotamobagu, suaralidik.com–Situasi di Palestina kembali bergejolak setelah pidato Presiden Amerika beberapa waktu lalu. Secara terang-terangan dan lantang, Donald Trump mengatakan bahwa Yerussalem adalah ibu kota Israel. Hal tersebut kemudian melahirkan dukungan untuk Palestina dari berbagai penjuru, pun muncul kecaman atas pernyataan Trump yang dianggap sepihak tersebut.

Berbagai aksi penolakkan digelar di beberapa Negara yang peduli dengan kemanusiaan, termasuk Indonesia. SDIT An-Nahl salah satunya.

Jumat, 15 Desember 2017, SDIT An-Nahl Kotamobagu sebagai satu-satunya sekolah Dasar Islam Terpadu di Kotamobagu, menggelar acara doa bersama untuk Palestina. Hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama Muslim dan untuk menumbuhkan sikap peduli sosial kepada peserta didik.

Peserta do’a yang terdiri dari anak-anak ini menggunakan kostum putih-putih, lengkap dengan atribut Palestina. Kegiatan dilaksanakan pada pagi hari dan berlangsung selama satu jam lebih. Dihadiri oleh kepala sekolah dan para guru serta siswa, acara doa bersama ini dipandu oleh ustadz Guntur Rantung, yang merupakan salah satu wali murid SDIT An-Nahl Kotamobagu.

Pelaksanaan kegiatan ini tidak mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar yang memang telah berakhir setelah pelaksanaan ulangan semester pekan lalu. Peserta didik terlihat antusias mengikuti kegiatan. Sebelum acara doa bersama dilakukan, terlebih dahulu kepala sekolah memberikan sambutan. Selain itu, acara doa bersama diselingi dengan pembacaan puisi tentang Palestina oleh Nayzifa Al Fariza Sugeha dan Dzaki Monoarfa, masing-masing peserta didik kelas empat dan lima.

Kegiatan atas inisiatif kepala sekolah ini dilaksanakan di masjid An-Nahl yang terletak di lingkungan sekolah. Uniknya, pembangunan tempat ibadah tersebut rupanya masih dalam tahap penyelesaian, namun tidak menjadi penghalang untuk segera digunakan dalam menggelar sebuah kegiatan. Hal ini juga mengingat belum tersedianya aula atau ruangan besar yang dapat menampung seluruh warga sekolah untuk kegiatan semacam ini.

“(Kegiatan ini. Red) agar siswa/siswi SDIT An-Nahl Kotamobagu bisa mencontoh semangat belajar anak-anak Palestina yang walaupun hidup dalam wilayak konflik, namun tidak menyurutkan semangat mereka dalam menuntut ilmu untuk agama dan bangsa mereka.” Ujar Sismariyanti Sugeha S.Km, Kepala Sekolah SDIT An-Nahl kepada Tim Suara Lidik. (abrm)