Tanda Tanya Puisi Karya Wahid Abdurrochim

oleh

 

Dalam lelap yang diselimuti gelap
Dalam hitam yang dipeluk kelam
Dalam setiap detik yang mengiringi perjalanan malam

Aku tersiksa rindu, namun tak tahu apa yang ku rindu
Aku tak sendiri, namun tersiksa sepi
Batinku tersiksa oleh satu rasa
Yang ku anggap tak biasa
Akalku terperangkap oleh satu rahasia
Yang tak mampu ku singkap

Kunanti datangnya pagi, berharap derita ini akan pergi
Berharap cahaya hangat memeluk jiwaku yang penat
Kutiupkan pada angin, satu jeritan hatiku yang dingin
Kubisikkan pada burung, satu tanya akal yang bingung
Kutitipkan pada pena, satu kata yang tak berbahasa

Ada satu kata yang terpenjara
Oleh mulut yang tak mampu bicara
Ada satu rindu yang terbelenggu
Oleh jiwaku yang ragu
Ada satu mimpi yang terkunci
Oleh hati yang mati

Adakah cinta memiliki makna, padahal ia tak berkata
Adakah benci memiliki arti
Bila tak tertanam dalam hati

Dirundu bingung menggunung
Disandang bimbang mengambang
Aku tersiksa oleh satu kata tanda tanya tanpa kata.