Tangkap Pengguna Sabu,Satnarkoba Bulukumba Juga Amankan Sangkur dan Parang

oleh
Dua Tersangka pemgguna Sabu-Sabu yang diamankan Satresnarkoba Polres ulu

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com — Anggota Satnarkoba Polres Bulukumba mengamankan 2 (dua) orang pengguna Sabu-Sabu,Rabu (7/6/17) sekira pukul 16.00 WITA di Jalan Cendana Kelurahan Caile Kecamatan Ujung Bulu Bulukumba.

Dua Tersangka pengguna Sabu-Sabu yang diamankan Satresnarkoba Polres Bulukumba, Rabu (7/6/17) sore di Jalan Cendana Kelurahan Caile Kecamatan Ujung Bulu Bulukumba ||SUARALIDIK.com

Kedua tersangka yang kini diamankan di Mapolres Bulukumba tersebut,yakni Syarifuddin alias Memet alias Dg Tiro Bin Muh.Tahir (36) warga Jalan Appel Kelurahan Caile Kecamatan Ujung Bulu dan Andi Ipung alias Ipung Bin Sara’ (26) warga jalan Cendana Kelurahan Caile Kecamatan Ujung Bulu Bulukumba.

Penangkapan kedua terduga pengguna sabu-sabu tersebut berdasarkan informasi dari warga setempat bahwa sering terjadi transaksi jual beli narkoba jenis Sabu di salah satu rumah warga.

Berdasarkan informasi tersebut Tim Satresnarkoba Polres Bulukumba langsung bergerak cepat yang dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Rujiyanto Dwi Poernomo langsung mendatangi TKP.

Sesampainya di TKP, anggota melihat ada dua orang yang mencurigakan berada didalam rumah. Anggota langsung mengeledah rumah yang diduga sering menjadi tempat transaksi narkoba tersebut.

Barang Bukti yang diamankan dalam penangkapan 2 Pengguna Sabu-Sabu di Jalan Cendana Bulukumba,Rabu (7/6/17) ||SUARALIDIK.com

Saat kita geledah, tim kita berhasil mengamankan dua orang yang berada didalam rumah tersebut. Kita juga menemukan barang bukti berupa satu bilah parang dan satu bilah sangkur, satu buah korek gas dan satu plastik klip bening, yang diduga narkotika jenis sabu,” ungkap Rujiyanto Dwi Poernomo saat dikonfirmasi,Rabu malam.

Lanjut Rujiyanto, saat penggeledahan tim juga berhasil menemukan satu buah bong lengkap dengan kaca pireks dan pipet dan saru buah HP merk I Cherry.

Semua barang bukti langsung diamankan di Mapolres Bulukumba untuk penyelidikan lebih lanjut. (WIS/RED2)