Temuan LPPOM Makassar, Mayoritas Hotel dan Restoran Tidak Miliki Sertifikat Halal MUI

oleh
Sertifikat Halal
diskusi keummatan " Apa Kabar Sertifikasi Halal Hotel dan Restoran di Sulsel " yang di gelar di kantor Harian Amanah Makassar jalan Kakatua No.31 Makassar, Rabu (18/10/17)

MAKASSAR, SUARALIDIK.com– Lembaga Pengawasan Produk Obat dan Makanan (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat hingga saat ini jumlah rumah makan, restoran, dan hunian hotel yang mengantongi sertifikasi halal masih sangat minim.

Sertifikat Halal
diskusi keummatan ” Apa Kabar Sertifikasi Halal Hotel dan Restoran di Sulsel ” yang di gelar di kantor Harian Amanah Makassar jalan Kakatua No.31 Makassar, Rabu (18/10/17)

Hal tersebut kembali dibahas dalam diskusi keummatan ” Apa Kabar Sertifikasi Halal Hotel dan Restoran di Sulsel ” yang di gelar di kantor Harian Amanah Makassar jalan Kakatua No.31 Makassar, Rabu (18/10/17).

Hadir dalam diskusi tersebut diantaranya KH. Thajuddin Abdullah (Direktur LPPOM Sulsel), Kwandy Salim Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) Makassar, Sulyitno (Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar).

Tajuddin mengungkapkan, kesadaran pelaku usaha makanan maupun pengelola hotel masih sangat kurang untuk menjamin kehalalan produk makanannya. Padahal jika dibanding dengan jumlah penduduknya sangat berbanding terbalik.

Untuk memiliki sertifikasi halal tidak begitu sulit hotel mendaftar, mulai air dan produk hasil semua diperiksa, Cepat atau lambat tergantung dari pihak yang mau memiliki Sertifikat Halal” terang Thajuddin Abdullah.

Sementara itu, Kwandy Salim mengungkapkan di Sulsel secara keseluruhan terdapat 1300 Restoran, 432 Hotel, 5000 UMKM belum memiliki Sertifikat Halal.

Di Tahun 2017 baru 2 hotel yang mengantongi Sertifikat Halal dan 30 Restoran ” ucap Kwandy.

Pada kesempatan yang sama, Suyitno mewakili Pemkot Makassar menyampaikan, Pemkot Makassar menyambut baik keinginan untuk memiliki sertifikat bagi hotel dan restoran.

“Mungkin investornya juga diperiksa untuk dapat sertifikat halal sehingga kita ummat Muslim tidak ragu lagi membeli nantinya saya kira Pemkot Makassar sangat mendukung akan hal ini dalam menerbitkan sertifikatnya” ucap Suyitno. (a2)