Terindikasi Korupsi Proyek Peningkatan Jalan Bontoloe Julumate’ne,LMPI Sulsel Laporkan Ke Kejari Sungguminasa Gowa

oleh
Foto Investigasi Proyek Jalan

Lidik Gowa – Bidang investigasi dan pemberantasan korupsi markas daerah laskar merah putih indonesia sulawesi selatan melaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi pada PROYEK PAKET X.Pembangunan Jalan DAK Peningkatan Jalan Ruas Bontoloe-Julumate’ne Nomor Ruas 048 Bontolempangang Kabupaten Gowa Sulawesi selatan ke kejaksaan negeri sungguminasa kabupaten gowa.

Foto Investigasi Proyek Pembangunan Jalan DAK Peningkatan Jalan Ruas Bontoloe-Julumate’ne Nomor Ruas 048 Bontolempangang Kabupaten Gowa Sulawesi selatan ke kejaksaan negeri sungguminasa kabupaten gowa.

laporan tersebut berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dimana
menindak lanjuti laporan masyarakat yang memiliki peran dalam pencegahan dan pemberantasan kasus korupsi serta Undang-Unfang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Proyek tersebut mengunakan anggaran Dana Alokasi Khusus Tahun 2016 sebesar 1.790.295.200,- dan di kerjakan oleh PT.SABITA JAYA MANDIRI.

ketua bidang investigasi dan pemberantasan korupsi LMPI sulsel,andika ali kanji mengatakan pada proyek tersebut di temukan masalah adanya beberapa titik yang mengalami kerusakan sehingga proyek tersebut terindikasi adanya tindak pidana korupsi karena mutu dan kualitas pekerjaan tidak sesuai yang di rencanakan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan telah di laporkan ke kejari sungguminasa pada hari jumat 27 januari 2017.

Andika ali kanji meminta kepala kejaksaan negeri sungguminasa kabupaten gowa untuk memanggil dan memproses kepala dinas pekerjaan umum sebagai Penguna Anggaran (PA) yang bertanggung pada pengunaan anggaran dan pimpinan proyek bidang binamarga dias pekerjaan umum yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap pekerjaan dilapangan serta pimpinan pt.sabita jaya mandiri selaku kontraktor pelaksana.

Sementara ketua LMPI sulsel,andi nur alim berharap laporan yang di masukkan ke kejari sungguminasa gowa agar di proses sesuai hukum yang berlaku karena laporan tersebut ada bukti lapangan sebagai dasar pendukung laporan masyarakat ke tim investigasi LMPI sul-sel. (JJ/BCHT)