Terjaring OTT, Polres Gorontalo Periksa Staf BPN Kabgor

oleh

Kantor BPN kabupaten gorontalo,(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Satuan Reserse Kriminal (satreskrim) Polres Gorontalo melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap salah satu staf hubungan hukum, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gorontalo dengan inisial ZA, pada jumat 09/11/2018.

Saat diamankan ZA mendatangi salah satu rumah pemohon untuk melakukan transaksi. ZA diduga meminta biaya tambahan atas pengurusan sertifikat kepada pemohon sebesar Rp 2.500.000 setiap pemohon.

Dari tangan ZA petugas berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp 2.500.000 ditambah sebilan dokumen para pomohon.

Kasat reskrim Polres gorontalo Rhemmi Bheladona SH S.ik saat disambangi awak media diruangannya mengatakan, OTT terhadap staf BPN terkait pungutan kepada pemohon sertifikat.

“Kami mengamankan salah satu staf BPN, dengan inisial ZA terkait dengan pungutan terhadap pemohon sertifikat. sementara kita kumpulkan ada sembilan dokumen sebagai bukti, diduga dimasing-masing pemohon dimintai Rp 2.500.000. Saat diamankan pelaku berada dirumah salah satu pemohon melakukan transaksi”ungkap Rhemmi.

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami uang yang diminta akan digunakan untuk apa saja, sebab menurut Kasat Reskrim biaya pengurusan sertifikat gratis.

“Kita masih dalami Uang 2.500.000 itu untuk apa, sebab sesuai progaram pemerintah tidak ada biaya-biaya tambahan untuk pengurusan sertifikat. Dari keterangan yang kita amankan, katanya itu untuk percepatan pengurusan, dan sengaja mendatangi rumah pemohon untuk meminta uang tersebut, rencanaya sore ini akan dilakukan gelar perkara,”tutur Kasat,(***Rollink).