Terjaring OTT, ZH Tenaga Honorer BPN Kabgor Resmi Jadi Tersangka

oleh

Waka Polres Gorontalo Kompol Sugianto Mukadji SH, bersama tersangka ZH saat dilakukan konferensi pers, senin 12/11/2018,(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Satuan Reserse Kriminal (satreskrim) Polres Gorontalo resmi menetapkan ZH tenaga honor di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gorontalo (kabgor) Provinsi Gorontalo sebagai tersangka.

ZH tertangkap tangan oleh Satreskrim polres Gorontalo saat melakukan transaksi disalah satu rumah pemohon sertifikat dikelurahan Bulota Kecamatan Limboto Barat Kabgorjumat 09/11/2018 .

Ketua tim saber pungli Kagor yang sekaligus Waka Polres Gorontalo Kompol Sugianto Mukadji SH, kepada awak media mengatakan penangkapan tersebut bermula pada laporan pemohon yang merasa dirugikan ulah ZH.

“Barang bukti yang berhasil diamankan uang sejumlah Rp 22.500.00, seperangkat laptop, beberapa berkas pemohon, serta tas punggung warna hitam, tersangka dijerat dengan pasal 12 hurup E UU 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan denda paling kecil 200 juta hingga 1 M,”ungkap Waka Polres.

Kepada setiap pemohon, lanjut Kompol Sugianto, tersangka sering mematok harga Rp 2.500.000 untuk percepatan pengrusan sertifikat.

“Kasus ini masih dalam pengembangan maupun pendalam, namun tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru. sementara belum diketahui sudah berapa lama tersangka melakukan hal ini, mengingat ia baru tenaga honor,”tutur Kompol Sugianto.

Ditempat yang berbeda kepala BPN Kabgor Fredrik S. Sos saat disambangi awak media diruangannya mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pengumpulan berkas pemohon yang dimasukan sejak 2016 hingga 2017 dan akan diselesaikan segera untuk menghindari hal serupa terjadi lagi.

“Saya baru tau ada permainan begini disini, namun untuk menghindari hal tersebut terulang kembali kami saat ini melakukan perifikasi data pemohon yang dimasukan sejak 2016-2017 untuk segera diselesaikan,”tegas Fredrik,(***Rollink).