Terkait Aksi Teror di Mako Brimob dan Ledakan Bom Surabaya, Ini Himbauan Kapolres Bulukumba

oleh
Kapolres Bulukumba AKBP.M Anggi Naulifar Siregar
Kapolres Bulukumba AKBP.M Anggi Naulifar Siregar

Bulukumba,suaralidik.com – Munculnya berbagai aksi teror belakangan ini, mulai dari Mako Brimob sampai di ledakan bom Surabaya, mengakibatkan meninggalnya sejumlah anggota Polri dan masyarakat sipil, mengundang keprihatinan berbagai pihak, terlebih di kalangan aparat kepolisian.

Kapolres Bulukumba AKBP.M Anggi Naulifar Siregar bersama Ust. Ikhwan Bahar selaku Dai Kamtibmas yabg juga Ketua Dai Muda Bulukumba, pada wawancara ekselusif dengan salah satu media Televisi pada Senin 14 Mei 2018 kemarin mengungkapkan, keprihatinannya dia bersama seluruh personil Polres Bukukumba sangat prihatin dan turut berbelasungkawa atas wafatnya teman-temannya dalam tugas.

Kapolres Bulukumba menyebut aksi teror tersebut tidaklah mencerminkan dan mewakili ajaran dari salah agama di negara ini, karena tak ada agama yang mengajarkan nilai kekerasan. Dan secara khusus di wilayah hukum Polres Bulukumba, Kapolres AKBP.M.Anggi menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada atas berbagai pemberitaan bohong dan bernilai provokasi.

Sementara itu Ustad Muda Ikhwan Bahar menyatakan, Islam adalah agama kasih sayang, Rahmatan Lil Alamin, dan jihad yang selalu di jadikan alasan untuk bunuh diri adalah pemahaman yang salah kaprah, karena menurut ketua Dai Muda Bulukumba ini, jangankan dalam kondisi damai, saat perangpun Nabi Muhammad SAW meminta para tentara Islam untuk tidak membunuh anak anak dan wanita, lalu kenapa ini aksi teror seperti diberitakan sejumlah media, malah mengorbankan anak anak dan wanita. ” Kami sangat prihatin atas.aksi teror yang menewaskan sejumlah anggota Polri dan masyarakat,” kata Ust.Ikhwan dengan nada sedih. (***Edy)

Abdul Nazaruddin

Rujadi

Mohamad Hidayat Panigoro

Andi Edy Manaf

H.Askar

Harris Pratama