,

Terkait Operasional SPDN Kencana Bahari, Dinas Perikanan Bulukumba Telah Tegur Koperasi Tiga Kali 

oleh -129 views
Surat teguran Dinas Perikanan Bulukumba ke Koperasi Kencana Bahari

BULUKUMBA, Suaralidik. Com – Kepala Dinas Perikanan Bulukumba, Drs. Alfian A. Mallihungan, M.Si mengatakan bahwa Dinas Perikanan telah melayangkan teguran sebanyak tiga kali ke Koperasi Kencana Bahari.

Teguran tersebut adalah tindaklanjut keluhan nelayan di Kelurahan Bentenge. Sebab SPDN Kencana Bahari sudah tidak beroperasi. Sehingga kebutuhan BBM bagi kapal nelayan tidak dipenuhi.

Baca Juga :  Hari Ini, Dari Tim Badan Keahlian DPR RI, HNSI dan Dinas Perikanan Serap Aspirasi Nelayan Bulukumba

 

Kadis Perikanan Bulukumba ketika Diskusi dengan Tim Badan Keahlian DPR-RI, Maret 2018 lalu

Sebagaimana diketahui, SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan) Kencana Bahari untuk memberikan kemudahan akses dan kepastian pasokan bahan bakar minyak untuk nelayan. SPDN di Kelurahan Bentenge merupakan aset kementerian perikanan dan kelauatan yang belum di serahkan ke daerah.

“Untuk mengalihkan ke pihak lain. Kami harus melaporkan ke Pusat. Sebab, SPDN Bentenge adalah aset pusat yang ada di daerah,” terang Alfian.

Menanggapi persoalan itu. DPN Lidik Pro memberikan solusi. Bahwa DPRD Bulukumba harus memanggil pengelolah dan SKPD terkait untuk ditelusuri penyebab tidak beroperasi. Kalau di rapat dengar pendapat, pihak pengelolah sudah tidak mampu. Maka ada dasar Pemkab dan DPRD Bulukumba ke Kementerian kelautan dan Perikanan untuk mengajukan pihak lain.

“Selain itu, ini menjadi dasar agar SPDN itu diusur agar menjadi aset daerah. Dengan catatan, harus ada badan usaha yang siap menangani. Peluang ini harus ditangkap dalam rangka memperkecil kisruh tentang bbm,”tandas Muhammad Darwis, Sekjen Lidik Pro. (***iqb)