Terkait Perangkat Desa dan UU No 06 Tahun 2014, Begini Kata Bupati Boltim

oleh

BOLTIM. Suaralidim.Com—Terkait pelaksanaan UU No 06 Tahun 2014 tentang Desa dan ijazah para perangkat Desa Se-Kabupaten Boltim. Bupati Sehan Landjar, SH, kembali mengingatkan dengan tegas.

Bupati Boltim ingatkan kepada perangkat desa yang tidak berijazah SMA

Dihadapan para PPK dan PPS dan pejabat Pemkab Boltim, disebutkannya bahwa sebagaimana regulasi pada tanggal 01 juli mendatang semua jajaran Pemerintah Desa akan dilakukan penyesuaian dengan UU No 06/2014 terutama bagi aparat Desa minimal harus memiliki Ijasah Sekolah Menengah Atas (SMA) terkecuali Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dan Sangadi yang masih ada pertimbangan pada regulasi tersebut.

“Saya sebagai orang yang sadar akan aturan menghimbau kepada para Sangadi Se-Boltim untuk segera mengganti perangkat atau aparat desa yang tidak berijazah SMA, kecuali Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dan Sangadi yang masih ada pertimbangan pada regulasi tersebut,” kata Bupati.

Lebih lanjut, Sehan menilai bahwa sejauh ini aparat desa yang tak memiliki ijazah tidak mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

“Saya melihat banyak aparat yang tidak mengerti dengan Tupoksi-nya. Ada pun yang kaku menggunakan Boltpoin,” jelasnya.

Dia tegaskan, per 30 Juni mendatang semua laporan sudah masuk terkait dengan pergantian aparat Desa, terutama Kepala Dusun (Kadus) yang tidak memiliki ijazah.

“Saya kembali menegaskan kepada seluruh Sangadi agar segera mengganti aparatnya terutama Kadus sebab banyak yang tidak memiliki Ijazah. Kadus harus kerja, bagi yang tidak sekolah diganti karena memang tidak mampu administrasi,” tegas Eyang.(bob-rm)