Terkendala Biaya Operasi, Veteran Di Kindang Kini Tak Bisa Melihat

oleh

suaralidik.com, Bulukumba–Bhabinkabtibmas mengunjungi seorang Kakek berusia sekitar 90 tahun di Desa Kindang, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, selasa (02/01) lalu.

Awalnya, mereka mendapat laporan warga mengenai seorang pria yang dikatakan lahir sebelum masa kemerdekaan. Namanya Nurul. Menurut informasi yang diterima, sejak 4 bulan lalu Kakek tersebut sudah tidak bisa melihat karena memiliki sakit mata (katarak).

Nurul sempat dibawa ke Makassar untuk berobat. Dokter yang Ia temui kala itu, menyarankannya untuk operasi mata katarak, namun Ia akhirnya memilih pulang dan membatalkan operasi karena kendala biaya yang harus ditanggungnya, yakni Rp. 6 Juta. Kini Ia hanya bisa beraktivitas di rumah.

Saat ditemui tim Bhabinkamtibmas yang juga didampingi oleh Brigadir Achmad Syma G Anja, Nurul banyak bercerita tentang pejuang-pejuang Indonesia pada zamannya. Menurutnya, awalnya yang berjuang saat itu adalah pemuda pemuda. Setelah itu, muncullah veteran hingga masuk masa kemerdekaan pada 1945. Kemudian menyusul kemunculan pasukan gerilya.

Meski tidak terdaftar sebagai salah satu Pejuang Veteran, Nurul dahulu dikenal sebagai pengawal setia dari Sultan Daeng Radja. Ia bahkan mengenal dekat anak-anak dari pemerintah yang dikawalnya saat itu. Selain itu, Ia juga menduduki jabatan camat pertama di Kecamatan Kindang.

Perhatian pemerintah terhadap keberadaan pejuang veteran saat ini memang masih sangat minim. Jangankan tanggungan biaya kesehatan yang sudah seharusnya juga menjadi hak mereka, untuk hidup layak dan berkecukupan pun masih tak terpenuhi.

Di akhir kunjungan, Nurul hanya minta disampaikan salamnya kepada Bupati Bulukumba, H. Andi Sukri Sappewali dan keluarga kepada Bhabinkamtibmas. (DUM)


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama