Terlibat Penjualan Lahan Negara, PERMAK Desak Kejati Sulsel Menahan Bupati Takalar

oleh

SUARALIDIK.COM, Makasssar – Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Makassar yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Anti Korupsi (Permak) Sulsel melakukan aksi demonstrasi dikantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar. Rabu (12/07/2017)

Terlibat Penjualan Lahan Negara, PERMAK Desak Kejati Sulsel Menahan Bupati Takalar

Permak menuntut diselesaikannya Kasus Penjualan Tanah Negara/Lahan milik negara seluas 700 HA yang merugikan Keuangan Negara 15 M di desa Laikang Mangarabombang Takalar.

Dimana kejati telah menetapkan beberapa orang tersangka yaitu Sekretaris Desa Likang, Kades Laikang dan Camat Mangarabombang termasuk Bupati Takalar

Kecuali Bupati, ketiga Tersangka tersebut telah ditahan Kejati. Oleh Karenanya Permak meminta keseriusan dan kesungguhan pihak kejati untuk menahan bupati takalar yang juga telah ditetapkan tersangka agar Kasus ini bisa segera dituntaskan.

Permak meminta perlakuan yang sama kepada para tersangka dengan tidak membeda-bedakankan status, apalagi Bupati Takalar yang menjadi aktor intelektual yang memerintahkan dan menyetujui penjualan Tanah Negara ini.

Olehnya itu permak sangat menyesalkan perbuatan Sang Bupati yang harusnya dapat menjadi teladan bagi warga Takalar akan tetapi demi keuntungan pribadi malah menyalahgunakan kewenanngannya dan kekuasaanya.

Dalam Aksinya Permak memberikan deadline kepada Kajati Sulsel jika dalam 1 minggu belum ada progress maka mereka akan menggalang kekuatan yang lebih besar untuk bersama- sama turun meminta kasus KORUPSI di Takalar ini harus Segera dituntaskan. [RLS|Red3]