Tidak ada Respon, Lidik Pro bersama Nelayan Datangi Kantor Bupati Bulukumba

oleh
Lidik Pro bersama warga nelayan
Lidik Pro bersama warga nelayan saat mendatangi kantor Bupati Bulukumba, Senin (20/8/2018)

Bulukumba, suaralidik.com – Senin (20/8/2018) siang, Lidik Pro DPD Bulukumba bersama dengan ratusan nelayan mendatangi kantor Pemkab menuntut dan mendesak Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali untuk segera menyelesaikan polemik kasus antar nelayan.

Baca jugaNelayan Bulukumba Disandra dan Dianiaya di Bantaeng, LIDIK PRO dan Ratusan Nelayan Desak Semua Instansi Untuk Segera Bertindak

Sekitar pukul 11:00 Wita, melalui orasi jenderal lapangan Fajar Hidayat dari Lidik Pro DPC Ujung bulu Bulukumba, tampak warga nelayan Bulukumba mulai kesal dengan janji-janji pemerintah yang akan menyelesaikan kasus ini. Pasalnya mereka sudah gelar aksi unjuk rasa ke Dinas Perikanan dan Kelautan Bulukumba dan bahkan di Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi cabang Bulukumba namun belum juga ada titik terang seputar nasib mereka sebagai nelayan.

Baca Juga: Dinas Kelauatan dan Perikanan Janji akan Selesaikan Konflik Nelayan Bantaeng dan Bulukumba

Bahkan audiens hingga ke DPRD Bulukumba namun semua sia-sia, sementara mereka harus makan setiap harinya.

Hal ini juga diungkapkan oleh salah satu nelayan dari kelurahan Ela-ela Kecamatan Ujung bulu Asrul yang turut serta dalam barisan ujunk rasa menuntut kejelasan nasibnya.

” Kami datang bersama warga nelayan lainnya pak mau mengadukan nasib saya ke Bupati karena sudah seminggu lebih tidak bisa melaut karena di luar sana banyak nelayan-nelayan dari luar dan sudah menyandra bahkan dan menganiaya kami pada hari sabut (11/8/2018) lalu” Kata Asrul.

Selain itu, warga mengaku jika dirinya sudah terancam kehilangan pekerjaan yang bahkan akan kelaparan jika tidak ada upaya pemerintah yang serius dalam menangani masalah ini.

” Kami tidak berani melaut karena saat ini bahkan nelayan dari luar semakin bertambah di zona Bulukumba dan sudah pasti mengancam nyawa kami juga karena ini sudah terjadi sebelumnya” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba tidak bisa menemui demonstran dengan alasan sedang menghadiri acara pencanangan KB yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Caramming sesuai dengan informasi dari salah satu Humasnya.

Anehnya, setelah acara menghadiri acara pencanangan KB itu, Bupati Bulukumba kabarnya berpindah tempat lagi dan belum juga datang menemui warganya.

Menilai ini, Lidik Pro Bulukumba yang mendampingi ratusan nelayan ini sangat menyayangkan sikap Bupati yang mengutamakan kegiatan di luar dibanding dengan warga nelayan yang sedang terancam kelaparan karena sudah tidak bisa melaut lagi seperti biasa.

” Bupati Bulukumba, lihat wargamu disini yang sudah mulai terancam kelaparan, kami tunggu sampai acaramu selesai karena sangat disayangkan kalau Anda tidak bisa memilih mana yang urgently mana yang bisa ditunda” teriak Fajar yang disambung dengan teriakan warga ” munculkan Bupati itu” …

Hingga aksi unjuk selesai yang sempat diwarnai kericuan ini, Bupati Bulukumba tak kunjung datang. (***Riswan)