Tingkatkan Budi Pekerti, Begini Cara TP PKK Boltim

oleh -98 views
Ny Nursiwin Landjar-Dunggio, Ketua TP PKK Boltim Membuka Sosialisasi Budi Pekerti

BOLTIM, Suaralidik.Com – Di era Teknologi dan keterbukaan sekarang ini. Budi pekerti yang ditanamkan nenek moyang sudah tergerus oleh perubahan zaman. Menyikapi fenomena tersebut, Tim Penggerak -Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar sosialisasi Budi Pekerti.

Kegiatan sosialisasi budi pekdrti tersebut bekerja sama dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA) Boltim, di lantai 3 Kantor Bupati, Senin (23/04/2018).

Ketua TP PKK Boltim Nursiwin Landjar Dunggio langsung membuka pelaksanaan sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Boltim.

The first Lady Boltim itu, mengatakan, sekarang tidak bisa dihindari kemajuan teknologi yang semakin pesat. Dampaknya luar biasa. Ada negatif dan positif.
“Pada kemajuan tekhnologi informasi di zaman global ini, tidak dapat di hindari dampak positif dan negatifnya, sehingga perlu disikapi dengan bijak,” kata Ketua TP-PKK.

Lanjut, munculnya sikap permisif atau sikap keterbukaan dengan berbagai bentuk nilai sosial. Mengakibatkan kelonggaran pada tata nilai lama, termasuk lunturnya nilai nasionalisme.

Begitu pula nilai kejujuran, kepedulian sosial, gotong royong, penghargaan terhadap orang tua, penghargaan kepada guru,serta penghargaan kepada yang lebih tua mengalami kemunduran.

Dampak lain adalah prestasi belajar menurun yang dialamo para pelajar, siswa dan mahasiswa. Sehingga perlu disikapi dengan bijaksana.

“Hal itu perlu kita sikapi dengan bijaksana, saat ini kita review kembali nilai-nilai luhur yang pernah kita miliki, untuk di praktekan di tengah masyarakat melalui sosialisasi yang kita laksanakan ini,” tuturnya.

Di akhir sambutannya,ia berharap apa yang disampaikan pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Boltim. “Semoga kegiatan sosialisasi yang kita laksanakan ini bermanfaat untuk kita semua,” tutup Ny Nursiwin. (***bobrm/sube)